Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 00:02 WIB

Eropa, Cina, Rusia Bahas Bantuan Baru untuk Iran

Oleh : - | Minggu, 20 Mei 2018 | 11:14 WIB
Eropa, Cina, Rusia Bahas Bantuan Baru untuk Iran
Warga Iran berunjuk rasa keputusan AS keluar dari perjanjian nuklir internasional. - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta--Para diplomat Eropa, Cina dan Rusia sedang membahas rencana perjanjian baru untuk memberikan bantuan keuangan kepada Iran. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi pengembangan rudal balistik dan campur tangan negara tersebut di Timur Tengah, sekaligus menyelamatkan perjanjian nuklir 2015.

Reutersmengutip surat kabar Jerman, Welt am Sonntag Minggu (20/5) melaporkan, para pejabat itu akan bertemu di Wina minggu depan. Pertemuan akan dipimpin oleh diplomat senior Uni Eropa, Helga Schmidt, guna membahas langkah yang akan diambil setelah Presiden AS Donald Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir itu, kata Welt am Sonntag, mengutip sumber-sumber pejabat senior Uni Eropa.

Jerman, Perancis, Inggris, Rusia dan Cina akan ikut dalam pertemuan itu, tapi AS tidak akan mengirimkan perwakilan. Belum jelas apakah Iran, yang selama ini menolak menghentikan program rudal balistiknya, akan ikut dalam pertemuan itu.

Menurut perjanjian nuklir 2015, Iran sepakat mengurangi program nuklirnya dan sebagai gantinya sebagian besar sanksi ekonomi yang dikenakan oleh negara-negara Barat, dicabut. Salah satu keluhan utama pemerintahan Trump adalah perjanjian nuklir itu tidak mencakup program rudal Iran atau bantuannya bagi kelompok-kelompok bersenjata di Timur Tengah, yang dianggapnya sebagai teroris.

Kantor berita Reuters melaporkan, para pejabat Eropa, Rusia dan Cina berharap kalau bisa membuat perjanjian baru yang bisa mempertahankan perjanjian 2015 itu, Presiden Trump diharapkan akan mencabut sanksi-sanksi yang akan dikenakan terhadap Iran.

Para pejabat Uni Eropa dan negara-negara lain tetap sepakat akan mempertahankan perjanjian nuklir dengan Iran itu, dan berharap perjanjian (tambahan) yang baru itu akan mencakup bantuan keuangan berjumlah miliaran dolar bagi Iran, seperti bantuan Uni Eropa kepada Turki yang telah menampung jutaan pengungsi dan menutup perbatasannya supaya para pengungsi jangan terus masuk ke Eropa. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget

x