Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 13:46 WIB

Najib Razak Diisukan Terbang ke Jakarta Sabtu Ini

Oleh : Didi Prambadi | Sabtu, 12 Mei 2018 | 05:44 WIB

Berita Terkait

Najib Razak Diisukan Terbang ke Jakarta Sabtu Ini
Najib Razak - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Najib Razak dan Rosmah Mansor, istrinya dikabarkan akan meninggalkan Bandara Subang Skypak di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia menuju ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Sabtu (12/5) ini.

Portal berita Malaysiakini.com mengabarkan hal itu berdasar sumber yang dipercaya di Kuala Lumpur. Foto yang dimuat di portal itu menyebutkan, pesawat carter dengan nomor ekor PK-RJX akan terbang dari Subang sekitar pukul 10.00 pagi menuju Bandara Internasional Halim Perdanakusuma.

Dalam foto itu tercantum pula tiga nama awak pesawat yang bertugas dalam penerbangan tersebut. Mereka adalah Willy Pudhiastomo, Ivan Sando dan Kurnianingrum Ayu Miranti. Sedangkan penumpangnya ada dua orang, yakni: Najib Razak dan Rosmah Mansor. Pesawat carter itu memang tiba dari Jakarta sekitar pukul 06.00 Sabtu pagi.

Berita yang dimuat Jumat (11/5) itu, tentu mengundang spekulasi bahwa Najib Razak, Mantan Perdana Menteri Malaysia yang kalah dalam Pemilu Malaysia, berupaya melarikan diri ke Indonesia, untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke luar negeri. Namun hal itu dibantah oleh sumber Malayasiakini.com.

"Dia hanya ingin beristirahat, karena itu ia ingin berlibur selama dua hari dan akan kembali lagi," kata sumber tersebut. Menurutnya, setiap penumpang pesawat, memiliki jadual penerbangan, "Sehingga mereka dapat mengecek jadual kepergian dan membawa barang dan membawa biaya perjalanan. Tidak ada niat untuk melarikan diri," kata sumber tadi.

Seperti diketahui, Mahathir Mohamad yang menjadi PM Malaysia yang baru setelah memenangkan pemilu, berniat untuk mengusut kasus penggelapan dana oleh Najib Razak, sebesar US$700 juta (sekitar Rp9,8 triliun kurs saat ini) dari Lembaga Pensiunan Malaysia 1MDB.

Najib Razak dikenal dekat dengan sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Wakil Presiden Yusuf Kalla. [lat]

Komentar

Embed Widget
x