Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Mei 2018 | 16:47 WIB
 

Menyamar Anggota ISIS, Aktor Iran Ini Kena Batunya

Oleh : Tatzuar Amir | Rabu, 9 Mei 2018 | 18:36 WIB
Menyamar Anggota ISIS, Aktor Iran Ini Kena Batunya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Teheran - Sekelompok aktor Iran menyamar menjadi anggota ISIS dan "menyerbu" sebuah mall untuk mempromosikan sebuah film. Tapi, para aktor ini justru kena batunya.

Sekelompok aktor Iran tersebut menyamar menjadi anggota ISIS dan pura-pura menyerbu sebuah mall di Teheran. Upaya penyamaran mereka begitu sungguh-sungguh, lengkap dengan pakaian militer perang lazimnya di padang pasir dan juga dilengkapi senapan berat mainan.

Lewat sebuah video unggahan di Instagram milik seorang warga Teheran, terlihat para aktor ini berpura-pura melakukan pemerasan dan intimidasi ke para pengunjung mall, termasuk ke gerai-gerai yang beroperasi di mall tersebut, pada Senin malam (07/05/2018), waktu setempat.

Tetapi, di sela-sela "penyerbuan", para anggota ISIS gadungan itu masih menyempatkan diri berpose dan berfoto dengan para pengunjung mall yang ingin mengabadikan momen bersama mereka.

Semuanya masih berjalan lancar, hingga para aktor itu kemudian memutuskan untuk melakukan aksi yang lebih gila lagi. Mereka lalu mengacungkan senapan dan pedang palsu sembari meneriakkan takbir, serta berakting akan melakukan penyerangan sungguhan. Bahkan salah satu aktor sampai menaiki kuda memasuki mall tersebut.

Sayangnya aksi tersebut berujung sial. Meski sebagian pengunjung terlihat sadar bahwa aksi itu adalah demi promosi film, sebagian pengunjung lainnya menganggap apa yang dilakukan para aktor itu sebagai aksi sungguhan. Mereka pun mulai berteriak panik.

Aksi yang tadinya bertujuan sebagai promosi film berjudul Damascus Time itu malah berujung pada kecaman di media sosial. Ramainya kecaman terhadap aksi promosi itu membuat sutradara film Damascus Time, Ebrahim Hatamikia, menyampaikan permintaan maaf.

"Saya pikir (awalnya) hanya ada orang berjenggot merah berdiri di luar mall dan pengunjung bisa berswafoto dengan mereka. Tidak tahunya malah ada kuda, keramaian dan berteriak-teriak di dalam mall. Saya sungguh tidak tahu (tentang hal itu)," tulis Ebrahim melalui akun Instagramnya.

Ebrahim Hatamikia merupakan salah seorang sutradara terkenal Iran. Ebrahim juga merupakan sutradara yang disukai oleh pemerintah Iran karena tidak pernah membuat film yang mengritik pemerintah. Berbeda dengan sutradara "vokal" seperti Jafar Panahi, misalnya, yang harus menghadapi tahanan rumah karena film-filmnya dianggap mengritik kebijakan pemerintah.

Para pejabat pemerintah Iran memang menyukai film Damascus Time. Bahkan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menyebut film itu sebagai "sebuah karya seni agung yang tidak akan tertandingi".

Namun, berbeda dengan para kritikus luar negeri. Salah satu media di Prancis bahkan menyebut Damascus Time sebagai film propaganda yang bertujuan untuk mendukung pemerintah.

Perfilman Iran memang terkenal di dunia. Beberapa film produksi sineas Iran, seperti The Children of Heaven karya sutradara Majid Majidi berhasil mendapat nominasi Oscar untuk kategori film berbahasa asing terbaik.

Bahkan dua kali film Iran mendapatkan Oscar untuk kategori yang sama. Keduanya adalah film arahan sutradara Ashgar Farhadi, A Separation (2011) dan The Salesman (2016), berhasil meraih Oscar.

Berikut video para aktor Iran yang menyamar menjadi anggota ISIS.

A post shared by May 7, 2018 at 7:53am PDT

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x