Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 02:13 WIB

Ratusan Imigran Honduras Tertahan di Perbatasan AS

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 1 Mei 2018 | 11:45 WIB

Berita Terkait

Ratusan Imigran Honduras Tertahan di Perbatasan AS
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mexico City - Lebih dari 100 imigran dari Amerika Tengah yang hendak minta suaka politik di AS, masih berada di pelabuhan San Ysidro, Mexico, Senin (30/4/2018).

ABC News mengabarkan, mereka melarikan diri dari kekejaman geng kriminal di Honduras menggunakan belasan bis menyeberang Amerika Tengah, sebelum tiba di Mexico. Ke-100 imigran itu tidur di atas kasur tipis dari plastik di pelabuhan San Ysidro, menunggu proses masuk ke wilayah AS.

Seorang pejabat tinggi Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengaku sejumlah orang telah diproses oleh petugas perbatasan dan imigrasi. Namun hal itu dibantah oleh kelompok relawan yang menyertai para imigran yang disebut imigran Caravan itu.

"Semua orang masih menunggu di sini. Tidak ada yang diproses," kata Alex Mensing, dari kelompok relawan Pueblo Sin Fronteras. "Petugas AS tidak memproses seorang pun di pintumasuk San Ysidro," lanjutnya. Jumlah imiran asing itu selalu berubah-ubah. Ada yang mengungkapkan 100 orang saja, tetapi banyak pula yang menyebut jumlahnya mencapai 400 orang lebih.

Tidak semua migran menjadi bagian dari Imigran Caravan, sebutan bagi mereka yang menumpang bis secara beriringan seperti Caravan. "Sejumlah orang memanjang pagar besi yang menjadi pembatas AS dan Mexico," kata Rodney Scott, petugas patroli perbatasan San Diego. "Bahkan beberapa di antara anak-anak dan ibu hamil telah masuk ke wilayah pada tengah malam," tutur Scott, ayah satu anak, yang merasa iba dengan keadaan para imigran.

Sebelumnya, Presiden Trump meminta Pemerintah Mexico untuk membantu membubarkan para imigran Caravan itu agar tidak masuk ke AS. "Mereka terinspirasi dari sanctuary cities yang diterapkan Partai Demokrat," bunyi cuitan Trump. Sanctuary Cities adalah kota-kota di AS yang menyediakan diri untuk menerima imigran asing, baik legal maupun ilegal.

Komentar

Embed Widget
x