Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 12:43 WIB

Permanen, TKW Filipina Dilarang Bekerja ke Kuwait

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 1 Mei 2018 | 11:22 WIB

Berita Terkait

Permanen, TKW Filipina Dilarang Bekerja ke Kuwait
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Manila - Presiden Filipina Rodrigu Duterte akhirnya melarang secara permanen pengiriman tenaga kerja Filipina ke Kuwait.

Majalah TIME mengabarkan Senin (30/4/2018), larangan yang semula bersifat dan dikeluarkan Februari lalu, akhirnya ditetapkan secara permanen, setelah Kuwait mengusir Dubes Filipina Renato Villa. Kuwait melakukan hal itu karena dua petugas Kedubes Filipina kedapatan membantu TKW Filipina kabur dari rumah majikannya.

"Larangan ini diberlakukan secara permanen," kata Presiden Duterte dalam brifingnya di Davao City, sepulang dari Singapura, menghadiri pertemuan puncak para pemimpin ASEAN. "Tidak ada rekrutmen pencari tenaga kerja, khususnya pembantu rumah tangga. Tidak ada lagi!" katanya tegas.

Bagi warga Filipina yang telah berada di Kuwait dipersilakan untuk tinggal di negara petro dolar itu, bila mereka bersedia. Pemerintah Filipina, tambah Duterte, akan memberi bantuan bagi mereka yang ingin pulang dan menetap di Filipina. "Bila ada majikan yang ingin mereka tinggal di sana, itu terserah mereka. Silakan memilih yang terbaik," kata Duterte. "Yang saya minta agar para majikan memperlakukan para pembantu rumah tangga Filipina dengan layak dan baik seperti manusia," sambung Duterte.

Sejauh ini 260 ribu pekerja Filipina bekerja di Kuwait. Mayoritas dari pekerja itu umumnya menjadi pembantu rumah tangga. Sejak kasus tewasnya Joanna Demafelis, pembantu Filipina yang ditemukan di lemari es dalam apartemen kosong, hubungan Filipina dan Kuwait tegang. Majikan yang menjadi pelaku pembunuhnya, Nader Essam Assaf warga Lebanon dan istrinya divonis hukum gantung.

Majalah TIME menuliskan, besar kemungkinan terjadi negosiasi lagi antara Kuwait dan Filipina. Terutama menjelang Ramadhan, Mei nanti. Warga Kuwait membutuhkan tenaga kerja Filipina untuk memasak dan menangani pekerjaan rumah tangga, yang mampu membantu warga Kuwait yang berpuasa.

Komentar

Embed Widget
x