Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 12:47 WIB

KTT Dua Korea Capai Kesepakatan

Semenanjung Korea Bebas Nuklir

Jumat, 27 April 2018 | 21:56 WIB

Berita Terkait

Semenanjung Korea Bebas Nuklir
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berpelukan. - (Foto: nknews)

INILAHCOM, Panmunjom--Para pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan mencapai kesepakatan untuk bekerja sama membebaskan semenanjung Korea dari senjata nuklir. Demikian BBC, Jumat (27/4).

Kesepakatan ini tercapai setelah KTT bersejarah antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Kedua pemimpin menyampaikan pengumuman bersejarah itu di kawasan perbatasan.

Keduanya juga setuju untuk mendorong berbagai langkah untuk mengubah gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea pada tahun 1953 menjadi perjanjian damai yang lebih permanen pada tahun ini juga.

Rincian tentang bagaimana langkah-langkah denuklirisasi itu akan tercapai tidak dipapar jelas dan banyak analis tetap saja skeptis tentang antusiasme Utara belakangan ini untuk terlibat dalam dialog.

Butir-butir lain yang disepakati oleh pemimpin kedua Korea dalam pernyataan bersama itu adalah:

  • Mengakhiri "aktivitas yang tidak bersahabat" di antara kedua negara
  • Mengubah Zona Demiliterisasi yang membagi kedua negara menjadi "zona damai" dengan menghentikan siaran-siaran propaganda lintas batas
  • Pengurangan senjata di wilayah itu seiring peredaaan ketegangan militer
  • Mendorong pembicaraan tiga pihak yang melibatkan AS dan Cina
  • Melangsungkan reuni keluarga yang terpisah oleh perang
  • Menghidupkan dan memodernisasi jaringan kereta api dan jalan raya melintasi perbatasan
  • Partisipasi bersama lebih lanjut dalam berbagai acara olahraga, termasuk Asian Games tahun ini di Jakarta

Komitmen untuk langkah denuklirisasi itu tidak secara eksplisit menyebut Korea Utara akan menghentikan kegiatan nuklirnya, tetapi lebih kepada tujuan "Semenanjung Korea yang bebas nuklir'.

Kedua negara juga "sepakat untuk secara aktif menggalang dukungan dan kerjasama komunitas internasional" untuk mencapai tujuan ini, kata pernyataan bersama itu. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x