Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 08:50 WIB
 

Rusia Lumpuhkan Peralatan Elektronik Pesawat AS

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 27 April 2018 | 12:05 WIB
Rusia Lumpuhkan Peralatan Elektronik Pesawat AS
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Washington DC - Suriah diduga menjadi salah satu negara yang mampu mengganggu peralatan elektronik militer sehingga pesawat-pesawat AS tak berfungsi.

The Business Insider memberitakan Kamis (26/4/2018), hal itu diungkap oleh Jenderal Raymond Thomas. "Gangguan itu dirasakan AS yang tengah melancarkan perang elektronik paling agresif di dunia di Suriah," kata Jenderal Raymond Thomas, di hadapan 2 ribu personel intelijen AS. "Mereka mencoba kami setiap hari, dan berhasil melumpuhkan alat komunikasi kami, dan helikopter EC-130," tutur Jenderal Raymond Thomas, komandan Pasukan Komando Khusus, USSOCOM.

Jenderal Raymond tidak menyebutkan negara mana yang mampu melakukan gangguan elektronik itu. Namun kemampuan perang elektronik pernah dilakukan Rusia. Awal bulan ini misalnya, Rusia berhasil mengganggu drone pengintai milik AS, sehingga tak dapat menjalankan tugasnya. Meski begitu, gangguan elektronik itu tidak berdampak pada drone berukuran besar seperti MQ-1 Predator atau MQ-9 Reaper. "Besar kemungkinan Rusia hendak merusak peralatan komunikasi dan navigasi helikopter EC-130," tutur Lori Moe Buckhout, mantan kolonel dan ahli perang elektronik AS.

Gangguan seperti itu, membuat pilot helikopter atau pesawat terbang lain menggunakan navigasi manual, seperti peta atau mengandalkan penglihatan biasa, sehingga mengemudi pesawat terasa sulit.

Menurut Lori Moe Buckhout, kolonel wanita AS itu, Rusia menanamkan jutaan dolar untuk meningkatkan kemampuan perang elektroniknya setelah Perang lima hari di Georgia pada 2000 lalu. "Karena itu, mereka berhasil mengganggu peralatan elektronik dan frekuensi dari jarak ratusan kilometer. Rusia tahu semua kelemahan kita," kata Lori Moe.

Tags

Komentar

Embed Widget

x