Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Mei 2018 | 16:33 WIB
 

Dunia Sambut Baik Korut Hentikan Uji Coba Nuklir

Oleh : - | Minggu, 22 April 2018 | 05:36 WIB
Dunia Sambut Baik Korut Hentikan Uji Coba Nuklir
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta--Pernyataan Korea Utara yang akan menghentikan uji coba nuklir dan rudal disambut oleh dunia intenasional.

Pemimpin Korut Kim Jong-un menyatakan uji coba lanjutan tidak dibutuhkan, karena Korea Utara telah menunjukkan memiliki senjata nuklir.

Presiden AS Donald Trump menggambarkan langkah tersebut sebagai "berita baik" untuk dunia, dan Korea Selatan menyebutnya sebagai "kemajuan yang berarti".

Uni Eropa mengatakan keputusan Korut "positif", namun mendesak agar negara tersebut melakukan denuklirisasi secara penuh. Korea Utara bersiap untuk mengatakan pertemuan puncak bersejarah dengan Korea Selatan dan AS.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan itu "merupakan langkah yang sudah lama ditunggu" yang harus mengarah ke "denuklirisasi yang dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah".

Seruan serupa juga disampaikan oleh Inggris. Pemerintah Inggris juga menyatakan: "Kami berharap indikasi ini merupakan sebuah upaya untuk bernegosiasi dengan itikad baik."

AS dan sekutunya telah mendesak Pyongyang untuk menghentikan senjata nuklirnya.

Cina, pendukung utama Korut, mengatakan yakin langkah tersebut dapat "membantu memperbaiki situasi di semenanjung".

Menteri Luar Negeri Rusia juga mendukungnya, namun menyerukan AS dan Korea Selatan untuk mengurangi aktivitas militer di kawasan tersebut.

Sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan akan menangguhkan uji coba rudal dan menutup tempat uji coba nuklir secepatnya, pada Sabtu pagi.

"Mulai 21 April, Korea Utara akan menghentikan uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik antar benua," seperti diberitakan kantor berita pemerintah Korut KCNA.

Menurut laporan media pemerintah, keputusan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdamaian di semenanjung Korea.

Pyongyang menyampaikan pernyataan di tengah mencairnya hubungan antara Korut dan Korsel.

Kim akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pekan depan.

Dia juga diperkirakan akan mengelar pertemuan yang belum pernah dilakukan sebelumnya dengan Presiden AS Donald Trump pada Juni nanti. Jika jadi digelar, pertemuan itu merupakan yang pertama kalinya antara Presiden AS dan pemimpin Korea Utara. [bbc/lat]

Komentar

 
Embed Widget

x