Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 01:25 WIB

South Carolina

Kerusuhan Antar-Geng, Tujuh Napi Tewas

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 17 April 2018 | 11:56 WIB

Berita Terkait

Kerusuhan Antar-Geng, Tujuh Napi Tewas
(Foto: crimewatchdaily)

INILAHCOM, South Carolina - Tujuh narapidana tewas dan 17 lainnya luka parah dalam perkelahian antar geng yang terjadi di Penjara Lee Correctional Institution di Bishopville, South Carolina.

Kantor berita Reuters mengabarkan Senin (16/4/2018), semua itu terjadi karena persoalan sepele. "Soal batas teritorial, juga tentang telepon genggam dan barang selundupan," tutur Bryan Stirling. "Mereka saling memperebutkan uang dan daerah kekuasaan," sambung Bryan Stirling, Direktur Departemen Lembaga Pemasyarakatan.

Ada 44 petugas penjara yang bertugas saat kerusuhan berlangsung di penjara yang dihuni 1.583 narapidana itu, Ahad kemarin. Staf penjara kemudian menelepon petugas keamanan dan polisi yang baru masuk ke tengah-tengah lokasi kejadian empat jam kemudian. Mereka tidak berani masuk karena pertarungan masih berlangsung, demi keamanan diri mereka sendiri. Menurut Larry Logan, ahli autopsi setempat, ke-7 korban tewas karena tusukan senjata tajam.

Selama beberapa bulan, para penghuni penjara menyelundupkan telepon genggam untuk melakukan tindak kriminal di dalam penjara. Gubernur South Carolina, Henry McMaster menjelaskan, akan meminta petugas federal untuk memblokade sinyal telepon di lingkungan penjara. Rekaman video yang direkam lewat telepon genggam selundupan milik seorang napi menunjukkan jejak darah darah dan seorang korban di dalam penjara.

Negara Bagian South Carolina memiliki 5 ribu petugas penjara yang bertugas di 22 penjara. "Namun jumlah petugas keamanan semakin menyusut di bawah standar yang berlaku sekarang," bunyi laporan Akuntabilitas departemen Kehakiman 2017. Kurangnya jumlah petugas menjadi faktor utama kerusuhan itu. "Ketika tawuran antar geng terjadi dan staf keamanan tidak cukup, korban tak bisa terhindarkan lagi," kata Steve Martin, ahli penjara yang kini menjadi pengamat penjara federal yang mengawasi kompleks penjara Rikers Island di New York.

Komentar

Embed Widget
x