Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 04:13 WIB
 

Xi Jinping Resmikan Latihan Maritim Terbesar China

Oleh : Didi Prambadi | Sabtu, 14 April 2018 | 13:34 WIB
Xi Jinping Resmikan Latihan Maritim Terbesar China
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Beijing - China menggelar latihan maritim terbesar pekan ini, dengan mengerahkan 10 ribu lebih personil Tentara Rakyat China dan 48 kapal perang serta 76 pesawat tempur.

Quartz.com melaporkan Jumat (13/4/2018), Presiden Xi Jinping membuka latihan matirim terbesar China yang digelar di Laut China Selatan. "Misi kali ini adalah membangun armada laut yang hebat, yang harus dilakukan dalam kondisi mendesak seperti sekarang ini," kata Xi Jinping dalam pidatonya di atas salah satu armada kapal China.

Mengenakan pakaian loreng, Xi Jinping mengamati jalannya latihan maritim itu, dengan meneropong pesawa-pesawat tempur lepas landas dari Kapal Induk Liaoning. Kapal ini dibeli dari Rusia dan dimodifikasi dengan persenjataan dan peralatan bikinan China. Selain itu, China akan meluncurkan pula Kapal Induk Tipe 001A, kapal induk pertama yang dibuat di Galangan Kapal Dalian Shipbuilding Industry Corporation, DSIC.

Sejak Rabu kemarin, armada tempur China melakukan latihan di lepas pantai Hainan, namun latihan tersebut diakhiri sehari lebih cepat, pada Kamis kemarin. Tak jelas kenapa latihan maritim yang dilakukan di Selat Taiwan itu, dipercepat. Pihak keamanan maritim Provinsi Fujian menjelaskan bahwa latihan di Selat Taiwan itu akan diulang lagi, Rabu pekan depan.

Latihan maritim di Hainan yang baru saja usai, seolah menegaskan tentang kemampuan China membela kepentingan maritim dan teritorial di Laut China Selatan. Jalur ini diperkirakan akan digunakan sebagai jalur perdagangan global dengan nilai total $ 5 trilyun. China telah membangun landasan udara dan instalasi lain di pulau-pulau buatan untuk memperkuat jajaran militernya.

Hainan merupakan basis militer cukup penting bagi China. Sebab kota itu dijadikan pangkalan kapal selam terbesar dan pusat maritim China.

Tags

Komentar

Embed Widget

x