Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 26 April 2018 | 02:58 WIB
 

Facebook Dituduh Hapus Akun Aktivis Rohingya

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 11 April 2018 | 12:47 WIB
Facebook Dituduh Hapus Akun Aktivis Rohingya
(Foto: techspot)

INILAHCOM, New York - Facebook ternyata menghapus akun milik aktivis Rohingya yang berisi dokumentasi mengenai kekejaman warga Myanmar terhadap kaum minoritas Muslim itu.

The Daily Beast mengabarkan Selasa (10/4/2018), hal itu terungkap setelah Mark Zuckerberg, CEO memberi kesaksian di Kongres. Dalam kesempatan itu, Mark Zuckerberg menyatakan pihaknya juga memberi tempat bagi kaum Rohingya untuk menyampaikan keluhan.

Sebaliknya, sekelompok warga Burma mengunggah pesan yang isinya merayakan kampanye brutal militer Myanmar kepada 400 ribu pengikutnya. "Hari ini situs militer Maung Daw mengumumkan bahwa Myanmar dinyatakan bebas dari Bengali," bunyi posting 15 September 2017. Bengali adalah sebutan warga Myanmar atas warga Rohingya.

Oleh PBB, posting itu digambarkan sebagai "Contoh panduan untuk melakukan pembersihan etnis". Unggahan itu disebar oleh 13.500 orang, dan menuai 22 ribu reaksi serta 2 ribu komentar. Menurut PBB, Facebook memberikan fasilitas terhadap ujaran kebencian dan teror di Myanmar sejak September lalu, sehingga Facebook menjadi platform untuk melakukan pembersihan etnis. "Konten Facebook berisiko meletupkan kekerasan secara terbuka paling banyak terjadi di Myanmar," bunyi surat terbuka organisasi masyarakat sipil di Myanmar kepada Mark Zuckerberg.

Bahkan, belasan aktivis dan pelarian Rohingya mengungkapkan, Facebook gagal menerapkan kebijaksanaan anti kebencian terhadap kaum Rohingya.

Marzuki Darusman, Ketua Misi Pencari Fakta Independen Internasional PBB menyatakan bahwa Facebook memegang peranan penting dalam krisis kemanusiaan di Myanmar. Pendapat itu didukung Yanghee Lee, bahwa Negara Bagian Rakhine Myanmar menjadi kawasan genosida dan Facebook bahkan membantu menyebarkan ujaran kebencian melawan etnis Rohingya dan etnis minoritas lainnya.

Komentar

 
Embed Widget

x