Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 01:38 WIB
 

Israel: Wartawan Tewas di Gaza Militan Hamas

Oleh : - | Rabu, 11 April 2018 | 11:08 WIB
Israel: Wartawan Tewas di Gaza Militan Hamas
Acara pemakaman wartawan Palestina, Yasser Murtaja di kota Gaza - (Foto: theintercept)

INILAHCOM, Tel Aviv--Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan wartawan yang sangat terkenal di Gaza dan tewas ditembak tentara Israel akhir pekan lalu adalah anggota Hamas. Demikian VOA, Rabu (11/4).

Lieberman mengatakan Murtaja adalah "teroris" yang telah bergabung dengan Hamas sejak tahun 2011. Ia menambahkan, Murtaja telah menggunakan pesawat tanpa awak untuk mengumpulkan data intelijen tentang pasukan Israel di sepanjang perbatasan itu.

Namun ia tidak memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya. Militer Israel mengatakan pihaknya masih menyelidiki hal itu dan belum mengukuhkan klaim Lieberman.

Murtaja, yang berusia 30 tahun, adalah salah seorang pendiri Ain Media, perusahaan produksi televisi lokal yang telah melakukan sejumlah proyek, termasuk membuat film dengan menggunakan pesawat nirawak bagi klien media masing, seperti BBC dan Al Jazeera English.

Murtaja ditembak ketika sedang membawa kamera video dan mengenakan jaket yang ditandai huruf besar "PERS." Dia tewas akibat luka tembak ketika memvideokan demonstrasi massal di dekat pagar perbatasan wilayah Israel hari Jumat (6/4), daerah yang diliputi asap hitam tebal akibat ban-ban yang dibakar demonstran Palestina.

Hamas menyerukan agar warga Palestina berkumpul di perbatasan sebagai bagian kampanye protes selama beberapa minggu terhadap blokade Israel dan Mesir yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun. Hamas juga menyerukan upaya untuk menyeberangi perbatasan secara massal.

Israel menjaga ketat pagar itu dan memperingatkan bahwa mereka tidak akan mentolerir upaya menembus pagar itu. Dua puluh enam demonstran tewas dan ratusan lainnya luka-luka sejak aksi demonstrasi dimulai 30 Maret lalu. Israel mengatakan pihaknya hanya menembaki "penghasut" yang mencoba melakukan serangan. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget

x