Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 04:17 WIB
 

Kepala Staf Gedung Putih Dikabarkan Bakal Mundur

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 10 April 2018 | 11:31 WIB
Kepala Staf Gedung Putih Dikabarkan Bakal Mundur
Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly - (Foto: politics)

INILAHCOM, Washington DC - John Kelly, Kepala Staf Gedung Putih dikabarkan mengancam hendak mengundurkan diri sekitar akhir Maret silam.

Menurut CNBS Senin (9/4/2018) pada 28 Maret lalu, John Kelly terlibat pembicaraan panas dengan Presiden Donald Trump di tempat kerja kepresidenan Oval Office. Saat berjalan meninggalkan ruang kerja presiden dan menuju ke kantornya, John Kelly mengancam akan mengundurkan diri. Hal itu disampaikan kepada Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, yang mengiringi John Kelly keluar dari Oval Office.

Seorang pejabat senior Gedung Putih menyatakan kepada situs Axios, bahwa ancaman pengunduran John Kelly dinilai terlalu berlebihan. Dia cuma melampiaskan rasa frustrasinya, kata pejabat senior tersebut menampik anggapan pengunduran diri tersebut.

Sejak menjadi Kepala Staf Gedung Putih Juli 2017 lalu, John Kelly dikabarkan sering terlibat perselisihan dengan Presiden Donald Trump. Mantan jenderal ini pula yang membersihkan sejumlah kroni yang diangkat menjadi pembantu Trump di Gedung Putih. John Kelly juga yang melarang putra putri Trump dan menantu Jared Kushner diberi akses membaca dokumen-dokumen penting negara. Jared Kushner kini juga dikurangi tugas-tugasnya sebagai penasehat senior Gedung Putih.

Sejumlah staf Gedung Putih yakin bahwa keberadaan John Kelly di Gedung Putih tinggal menunggu waktu saja. Laporan yang ditulis Associated Press menyebutkan, desas-desus soal pemberhentian John Kelly sudah lama beredar di Washington DC.

Selain John Kelly, ada pula pejabat tinggi lainnya yang bakal berhenti. Dia adalah Scott Pruitt, Kepala Badan Perlindungan Lingkungan AS yang terlalu banyak mengobral dana saat bertugas. Di antaranya sering membeli tiket kelas satu saat bertugas ke luar kota, dan menyewa kamar $ 50.00 per hari milik Vicki Hart, istri pelobi lingkungan Steven Hart. Kepala Staf Gedung Putih John Kelly, dikabarkan mendesak Presiden Trump untuk memberhentikan Scott Pruitt. Dari sinilah ketegangan antara keduanya terjadi.

Komentar

Embed Widget

x