Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 04:12 WIB

India Perkuat Armada Tempur Hadapi China-Pakistan

Oleh : Didi Prambadi | Sabtu, 7 April 2018 | 13:01 WIB

Berita Terkait

India Perkuat Armada Tempur Hadapi China-Pakistan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New Delhi - India berniat meningkatkan kemampuan militernya dengan membeli 110 pesawat tempurnya, di tengah meningkatnya ketegangan dengan China dan Pakistan.

Business Insider mengabarkan Jumat (6/4/2018), para penjual senjata diberi waktu hingga 6 Juli nanti, untuk mengirimkan proposal penjualannya. India menuntut agar pesanan pesawat tempur pertama diminta tiba selama tiga tahun setelah kontrak pembelian bernilai $ 5 miliar diteken. "Ini merupakan kontrak pembelian pesawat termahal di dunia," tulis Bloomberg News.

Menurut permintaan India, pesawat tempur yang akan dibeli harus mampu terbang siang dan malam hari. Pesawat tempur itu juga harus punya multi peran dan tahan menghadapi segala cuaca. Juga mampu berfungsi menjalankan pertahanan udara, udara ke permukaan dan melakukan pengintaian serta tugas-tugas kelautan dan maritim.

75 persen dari 110 pesawat tempur yang akan dibeli, berisi satu pilot, dan 25 persen sisanya terdiri dari dua tempat duduk untuk pilot dan pembantunya. Di samping itu, India juga akan membeli 15% dari pesawat sipil antar negara bagian. India juga berambisi untuk memproduksi pesawat bikinan India di bawah Program Buatan India.

Pembelian pesawat tempur itu untuk menggantikan 10 pesawat Skuadron Tempur India Mig-21 dan Mig-27, bikinan Rusia yang akan dipensiun pada 2022. Sementara itu Angkatan Udara India juga akan membeli lebih ari 42 pesawat tempur untuk menghadapi kemungkinan perang dengan Pakistan dan China.

Konflik dengan China terjadi sejak musim panas 2017. Perseteruan antara New Delhi dan Beijing yang berlangsung selama beberapa bulan terjadi di kawasan Doklam atau Dong Lang, dekat perbatasan China dan India di Bhutan. Meski situasi mulai mereda Agustus lalu, namun India dan China tetap menempatkan personil militernya di perbatasan. India telah mengirim pesawat tempur Su-30 MKI di sejumlah basis militernya dekat Doklam, sedang China mengirim pesawat J-10 dan J-11 ke Tibet, dekat perbatasan dengan India.

Mengirim jet tempur ke beberapa kawasan, menunjukkan bahwa China masih memusatkan militernya ke Timur, berhadapan dengan AS, kata Ni Lexiong, ahli militer di Shanghai. Menurut Ni Lexiong, ancaman dari India tampaknya menjadi prioritas kedua. Meski begitu China ingin memastikan diri bahwa jet tempurnya yang baru lebih hebat ketimbang milik India, sambung Ni Lexiong.

Komentar

Embed Widget
x