Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 07:02 WIB

Trump Tidak Tahu Uang untuk Aktris Porno

Jumat, 6 April 2018 | 15:01 WIB

Berita Terkait

Trump Tidak Tahu Uang untuk Aktris Porno
Aktris porno Stormy Daniels dan Presiden AS Donald Trump - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Washington--Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku tidak tahu-menahu mengenai uang sebesar US$130.000 (Rp1,7 miliar) yang dibayarkan pengacaranya kepada aktris porno, Stormy Daniels, sebelum pemilihan presiden 2016 lalu.

Ditanya oleh wartawan di dalam kabin pesawat kepresidenan Air Force One apakah dia mengetahui mengenai pembayaran tersebut dan dari mana uang itu berasal, Trump berkata "Tidak". Demikian laporan yang dikutip dari BBC, Jumat (6/4).

Kemudian saat ditanya mengapa pengacaranya, Michael Cohen, melakukan pembayaran, Trump berkata, "Anda harus bertanya kepada Michael".

Daniels, yang bernama asli Stephanie Clifford, mengaku pernah berhubungan seks dengan Trump pada 2006. Namun, Trump membantahnya.

Daniels juga mengklaim bahwa dirinya telah menandatangani kesepakatan untuk bungkam mengenai hubungan seks dengan Trump beberapa hari sebelum pilpres AS. Sebagai gantinya, Daniels dibayar US$130.000.

Pengacara Trump, Michael Cohen, mengaku telah membayar Daniels, namun menampik bahwa Trump merupakan pihak dalam transaksi tersebut.

Karena itulah, Daniels mengajukan gugatan terhadap Trump. Dia mengatakan bahwa kesepakatan tersebut "tidak berlaku lagi" karena Trump tidak menandatanganinya.

Pada akhir Maret, pengadilan di California menolak memproses gugatan itu karena hakim mengatakan belum menerima respons formal dari tim kuasa hukum Trump.

Bagaimanapun, setelah Trump mengaku tidak tahu mengenai pembayaran terhadap Daniels, pengacara Michael Avenatti berpendapat kasus tersebut justru bisa berlanjut. Sebab, menurutnya, bagaimana mungkin kesepakatan antara Trump dan kliennya bisa dikategorikan sah apabila Trump tidak mengetahui adanya pembayaran kepada Daniels.

Stormy Daniels mengatakan dia mendapat ancaman untuk menutup mulut tentang dugaan hubungan seksualnya dengan Donald Trump pada 2006.

Dalam wawancara dengan CBS News, dia mengatakan bahwa pada tahun 2011, seorang pria mendekatinya di sebuah parkir mobil Las Vegas.

Orang asing itu menurutnya mengatakan "jangan ganggu Trump," lalu menoleh kepada putrinya yang masih bocah dan menambahkan: "Akan memalukan jika sesuatu terjadi pada ibunya." [bbc/lat]

Komentar

x