Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 06:38 WIB

Khamenei: Negosiasi dengan Israel Tak Termaafkan

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 5 April 2018 | 13:29 WIB

Berita Terkait

Khamenei: Negosiasi dengan Israel Tak Termaafkan
Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Teheran - Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei menekankan bahwa upaya untuk melakukan negosiasi dengan Israel merupakan kesalahan yang tidak dapat dimaafkan.

Reuters melaporkan, hal itu dikatakan Ali Khamenei, Rabu (4/4/2018). "Upaya bernegosiasi dengan rezim Israel yang opresif dan pembohong, merupakan kesalahan yang tak dapat dimaafkan," katanya. "Hal itu akan membuat kemenangan rakyat Palestina menjadi mundur kembali," bunyi pernyataan Ali Khamenei yang diunggah di situs resminya.

Pernyataan yang tidak menyebut nama Arab Saudi itu, selanjutnya menekankan bahwa tugas seluruh umat Muslim untuk membela gerakan perlawanan Palestina. Dalam kesempatan itu, Ali Khamenei juga meminta umat Muslim untuk tetap mendukung Iran membela kelompok Hamas Palestina. Pernyataan Ali Khamenei dikeluarkan, untuk menjawab surat resmi yang diterimanya dari Ismail Haniya. Pemimpin Hamas ini mengecam Arab Saudi yang mendukung Amerika Serikat.

Dalam pernyataan itu, Ali Khamenei tak lupa menyerukan agar warga negara Muslim mengalahkan Israel. "Dengan perjuangan yang terencana dan intens, kalian bisa memaksa musuh mundur ke titik nol," kata Ali Khamenei.

Pernyataan itu diutarakan Ali Khamenei, menanggapi wawancara Pangeran Muhammad Salman sehari sebelumnya. Dalam wawancara dengan majalah The Atlantic, Pangeran Muhammad bin Salman menyatakan Israel berhak hidup damai di atas tanah dan wilayahnya sendiri.

"Saya yakin rakyat Palestina dan Israel punya hak memiliki tanah airnya. Tapi kita harus mencapai kesepakatan damai untuk menjamin stabilitas setiap orang dan punya hubungan normal," kata Pangeran Muhammad Salman. Dalam kesempatan itu, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi itu juga menyebutkan Arab Saudi tidak punya masalah dengan orang Yahudi.

Komentar

x