Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:29 WIB

Empat Hal Tentang Penembak Kantor YouTube

Oleh : - | Rabu, 4 April 2018 | 16:09 WIB
Empat Hal Tentang Penembak Kantor YouTube
Penembakan di kantor pusat YouTube - (Foto: Gujarat)

INILAHCOM, Jakarta--Meski motif penembakan di kantor pusat YouTube di San Bruno, California, AS masih diselidiki, tetapi identitas pelaku sudah diketahui. Dia adalah perempuan bernama Nasim Aghdam, 39 tahun.

Aghdam ditemukan tewas setelah melepaskan tembakan ke markas besar YouTube di San Bruno, California, AS beberapa jam lalu. Menurut beberapa saksi mata, Aghdam menembak dengan menggunakan "pistol berukuran besar".

Akibat penembakan itu, 1 pria kritis dan 2 perempuan mengalami luka serius. Kepolisian San Bruno mengatakan bahwa tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa Aghdam memiliki sejarah kedekatan dengan para korban, meskipun beberapa media menyebutkan bahwa dia melakukan penembakan karena dipicu masalah pribadi dan korban pria merupakan kekasih Aghdam.

Saat ditemukan jenasahnya, Aghdam memakai kacamata dan kerudung. Penyebab Aghdam tewas diduga akibat luka yang dideritanya setelah menembak dirinya sendiri.

Lalu, siapa sebenarnya Aghdam? Berikut empat hal tentang Aghdam:

1. Aktivis penyayang hewan

Menurut laporan AP, Aghdan pernah berpartisipasi dalam sebuah demonstrasi yang diadakan organisasi pelindungan hewan, PETA, di Oceanside, California. Dia juga pernah mengunggah sebuah video bertema anti kekerasan pada hewan dan mengampanyekan gerakan hidup sebagai vegetarian melalui akun YouTube NasimWOnder1

2. Merupakan YouTuber aktif dan memiliki banyak akun

Lewat berbagai akun YouTube miliknya, Aghdam kerap mengunggah berbagai konten video dengan topik beragam. Dalam sebuah video yang diunggah pada bulan Januari 2018, Aghdam menuduh YouTube telah melakukan diskriminasi dan menyensor video miliknya. Aghdam juga mengunggah sebuah video di mana dia mengekspresikan kemarahannya. Video-video milik Aghdam tersebut kini telah dihapus oleh YouTube.

3. Ayahnya telah melapor ke polisi soal rencana Aghdam pergi ke kantor YouTube

Ismail Aghdam, ayah Aghdam, mengaku telah melapor kepada polisi bahwa putrinya itu berencana ke kantor YouTube karena merasa marah dan membenci perusahaan yang kini dimiliki Google itu. Ismail juga telah melaporkan bahwa putrinya itu telah menghilang sejak dua hari lalu dan pada hari Selasa (3/4) waktu setempat, atau Rabu (4/4) dinihari WIB, sehari sebelum penembakan, ada laporan bahwa Aghdam tidur di mobilnya di daerah Mountain View atau hanya sejam berkendara mobil dari kantor YouTube di San Bruno, California.

4. Pernah menyebut YouTube sebagai diktator

Pada sebuah unggahan Facebook tertanggal 18 Februari 2017, Aghdam mengunggah foto dirinya memegang tulisan bahwa, "YouTube telah menjadi diktator. (YouTube) Memiliki agenda tersembunyi untuk mempromosikan kebodohan, diskriminasi, dan menyembunyikan kebenaran." Dia juga meminta kepada pengguna Facebook untuk membagikan unggahannya itu. [berbagai sumber/ta]

Komentar

Embed Widget

x