Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 13:29 WIB

KA Misterius Bertirai Hijau Tiba di Beijing

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 28 Maret 2018 | 11:47 WIB

Berita Terkait

KA Misterius Bertirai Hijau Tiba di Beijing
(Foto: EurAsia)

INILAHCOM, Hong Kong - Sebuah rangkaian kereta api cepat misterius terlihat menuju ke pusat stasiun kereta api Beijing, yang diduga mengangkut rombongan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

The New York Times mengabarkan Selasa (27/3/2018), kereta yang terdiri dari 21 buah gerbong itu, jendelanya ditutup dengan tirai hijau gelap, dan terbuat dari kaca tahan peluru. Kim Jong Un tiba di Beijing untuk melakukan pembicaraan penting dengan para pejabat tinggi China.

Tidak jelas apakah kereta api misterius itu mengangkut Kim Jong Un. Sebab, beberapa tahun sebelumnya, Kim Jong Il pernah menggunakan kereta yang hampir sama dengan kereta misterius ini. Pada tahun 2009, Kim Jong Il melakukan perjalanan yang sama dikawal oleh puluhan pangawal. Menurut laporan dari Korsel, Kim Jong Il berada di salah satu gerbong, yang dikawal didahului oleh dua gerbong berisi pengawal dan persediaan makanan.

Seratus pengawal pendahuluan akan dikirim ke beberapa stasiun kereta. Mereka ditugaskan untuk mencari bom dan bahan peledak lain yang dianggap menjadi ancaman bagi Kim Jong Il. Sejumlah helikopter militer dan pesawat terbang yang melintas di atas kereta api Kim Jong Il, harus lolos dari pemeriksaan pendahuluan.

Pada 2015 lalu, Kim Jong Un berada di ujung meja warna putih, dan tampak memberikan konperensi pers. Pada 2011, Kim Jong Il ayahnya, yang dikenal takut terbang, menggunakan kereta api untuk melakukan perjalanan jauh. "Besar kemungkinan pemimpin Korut itu memesan makanan Rusia, China, Korea dan Jepang serta Prancis," tulis Konstantin Pulikovsky, salah satu Pejabat Rusia yang ikut dalam rombongan Kim Jong Il.

Kim Jong Il lebih suka lobster dan makanan laut yang masih segar, yang dikirim langsung ke kereta api itu, saat melintasi Siberia dalam perjalanan ke Rusia. "Berpuluh-puluh peti anggur Bordeaux dan Burgundy diterbangkan khusus dari Prancis ke kereta api itu," tulis Konstantin Pulikovsky yang menyebut perjalanan kereta api itu sebagai Orient Express. Untuk membunuh rasa bosan, Kim Jong Il menyaksikan atraksi para wanita penghibur melantunkan lagu-lagu Korea dan Rusia.

Komentar

Embed Widget
x