Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 00:06 WIB

Singapura

Pria Merokok dan Acungkan Jari Tengah Dipolisikan

Oleh : Tatzuar Amir | Selasa, 27 Maret 2018 | 16:56 WIB
Pria Merokok dan Acungkan Jari Tengah Dipolisikan
(Foto: brightcove)

INILAHCOM, Jakarta - Seorang pria Singapura tertangkap kamera CCTV sedang merokok di koridor sebuah apartemen di negeri singa itu. Saat tahu bahwa aksinya terekam kamera, dia malah mengacungkan jari tengah. Akibatnya dia dilaporkan ke polisi.

Sebuah video hasil tangkapan kamera CCTV di sebuah kompleks apartemen di Singapura menjadi perbincangan hangat warganet. Dalam video tersebut terlihat seorang pria berparas Melayu tengah berjalan bersama kedua rekan perempuannya dan menunggu lift di sebuah koridor dalam sebuah kompleks apartemen milik badan perumahan Singapura, Housing and Building Board (HBD), tepatnya di lantai 3 blok 2, Jalan Kukohinm kawasan Bukit Merah, Singapura.

Yang membuat video itu menjadi bahan perbincangan warganet adalah karena si pria terlihat sedang merokok dan dengan jumawanya menghembuskan asap rokoknya. Lebih parahnya, saat tahu bahwa aksinya direkam oleh kamera CCTV, dia malah mengacungkan jari tengah ke arah kamera.

Video ini pertama kali diunggah oleh seorang warga ke microsite khusus untuk jurnalisme warga di media straittimes.com, stomp, dan kemudian menjadi viral.

Warga yang memiliki akun bernama Andy itu menulis bahwa kejadian dalam video itu berlangsung pada tanggal 26 Maret 2018 sekitar pukul 20:39 hingga 20:41 waktu Singapura.

Warga tersebut lalu melaporkan pria dalam video CCTV ke Departemen Lingkungan Nasional (National Environment Agency), Singapura dan juga ke pihak kepolisian karena dianggap telah sengaja melakukan tindakan tidak menyenangkan dan juga karena telah merokok di area publik.

Koridor bangunan publik, seperti apartemen, memang menjadi salah satu area terlarang merokok bagi warga Singapura. Dalam peraturan ketat yang dimulai sejak tahun 1970 itu, setiap warga negara Singapura ataupun pendatang dilarang keras merokok di berbagai area publik di mana warga saling berkumpul.

Bila ketahuan merokok di daerah terlarang, pemerintah Singapura tak segan untuk memberikan sanksi denda sebesar 200 dollar Singapura atau sebesar Rp. 2,1 juta. Besaran denda tersebut bisa bertambah hingga 1000 dollar Singapura atau setara dengan Rp. 10,5 juta bila sampai ke pengadilan dan terbukti bersalah.

Berikut videonya:

Tags

Komentar

Embed Widget

x