Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 05:47 WIB

Pemilik Klub Protes, Masuk Lapangan Bawa Pistol

Senin, 12 Maret 2018 | 22:26 WIB

Berita Terkait

Pemilik Klub Protes, Masuk Lapangan Bawa Pistol
Ivan Savvidis masuk lapangan dengan pistol di pinggang. - (Foto: GettyImages)

INILAHCOM, Athena -- Pertandingan dua klub utama Liga Super Yunani antara PAOK Salonika dan AEK Athens dihentikan setelah Presiden PAOK Ivan Savvidis masuk ke lapangan dengan membawa pistol.

Kecewa dengan keputusan wasit yang menganulir gol PAOK pada menit ke-89 dengan alasan offside, sehingga pertandingan tetap 0-0, Ivan Savvidis berlari masuk ke lapangan untuk memprotes lagsung ke wasit. Namun dia membawa pistol di dalam sarung kulit di pinggang belakangnya.

Para pemain AEK kemudian meninggalkan lapangan menuju kamar ganti dengan alasan keamanan dan tidak mau kembali lagi.

Dua jam kemudian, pertandingan Minggu (11/3) itu resmi dihentikan dan laporan-laporan menyebutkan wasit mengubah keputusannya, demikian laporan yang dikutip dari BBC, Senin (12/3).

Situs Liga Super Yunani melaporkan hasil pertandingan adalah tuan rumah PAOK menang 1-0 atas AEK. Dengan demikian, PAOK naik ke peringkat dua dengan selisih dua angka dari AEK yang tetap di puncak klasemen sementara,

Savvidis masuk ke lapangan diikuti pengawalnya yang berupaya menenangkannya saat mendekati wasit Giorgios Kominis untuk memprotes keputusan offside.

FIFA sudah mengetahui insiden bersangkutan dan 'mengecam sepenuhnya perilaku seperti itu serta menambahkan bahwa tindakan disipliner merupakan wewenang dari Asosiasi Sepak Bola Yunani.

Wakil Menteri Olahraga dan Budaya Yunani, Georgios Vassiliadi, mengatakan insiden tersebut menuntut diambilnya "keputusan yang berani".

Savvidis--salah satu orang terkaya di Yunani yang lahir di Georgia, salah satu negara bekas Uni Soviet--merupakan mantan anggota parlemen Rusia.

Dia meminta para pemain klubnya meninggalkan lapangan setelah keputusan offside yang diprotesnya dan kemudian berlari mendekati wasit sebelum dicegah para pengawalnya. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x