Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 04:15 WIB

Aturan Nonton Musik Saudi Menuai Cibiran Warganya

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 9 Maret 2018 | 10:58 WIB

Berita Terkait

Aturan Nonton Musik Saudi Menuai Cibiran Warganya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Riyadh - Sebuah konser musik Tamer Hosny, penyanyi Mesir yang akan digelar di Riyadh, 30 Maret mendatang, mengundang banyak cibiran warga Saudi.

The New York Times mengabarkan Rabu (8/3/2018), cibiran yang dilayangkan lewat linimasa Twitter itu ditujukan kepada pemerintah Saudi. Maklum, dalam surat edaran yang dikeluarkan otoritas Saudi, para pembeli tiket konser harus mematuhi sejumlah larangan.

"Dilarang menari selama konser," bunyi larangan yang ditulis di setiap tiket yang dijual. Termasuk juga, "Dilarang berjoget". Bahkan, para calon penonton diingatkan agar berpakaian sopan, dan tempat duduk pengunjung wanita dan laki-laki juga terpisah sehingga tidak bersenggolan. Padahal, konser itu digelar oleh Tamer Hosny. Penyanyi Mesir itu terkenal namanya karena membawakan lagu cinta, bahkan banyak syair lagunya terdengar sensual.

Karena itu, tak mengherankan bila banyak kritikan di linimasa yang menggelikan. "Kok dilarang menari atau joget? Kalau begitu ngapain nonton konser? Disuruh sembahyang?" tulis Abdellah Benaddi di akun Twiternya. Hal yang sama juga ditulis Mezan di Twitternya, "Mereka yang ingin menonton Konser Tamer Hosny, jangan joget atau menari. Sembahyang saja," katanya. Sementara kritik lainnya menyarankan agar para pengunjung mengambil air wudhu sebelum menonton konser, sehingga sehabis nonton bisa langsung sholat, tulisnya.

Sejumlah larangan yang diterapkan dalam konser itu, mencerminkan budaya Barat seperti konser itu, dicoba disesuaikan dengan aturan ultra konservatif di Saudi. Banyak kaum konservatif merasa kurang nyaman dengan reformasi yang dilakukan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman. Namun mereka tidak mengungkapkan secara terang-terangan karena takut bakal ditangkap.

Apalagi, kini kaum wanita diberi kebebasan untuk mengemudi. Dikabarkan ada ribuan wanita Saudi yang mendaftarkan diri ikut ujian mengemudi. Kaum hawa juga diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri menjadi tentara, dan menjadi pengontrol lalu lintas udara.

Komentar

Embed Widget
x