Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 18:31 WIB
 

Presiden Trump Naik Pitam Hadapi Berbagai Masalah

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 1 Maret 2018 | 12:12 WIB
Presiden Trump Naik Pitam Hadapi Berbagai Masalah
(Foto: scmp)

INILAHCOM, Washington DC - Hope Hicks mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih, Rabu (28/2/2018).

CNN mengabarkan, pengunduran diri itu diungkapkan, setelah Hope Hicks memberi penjelasan selama 9 jam di depan Komisi Intelijen Kongres. Menanggapi pengunduran diri Hicks, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih, Hicks menjalankan tugasnya dengan sangat luar biasa. "Dia pintar dan bijaksana. Tapi saya mengerti jika ia ingin mengejar karirnya di tempat lain," tulis Presiden Trump.

Sumber yang dekat dengan Hope Hicks menjelaskan bahwa Hicks memang sejak lama mengundurkan diri dari jabatannya. Apalagi setelah Rob Porter, staf Gedung Putih juga mengundurkan diri setelah terungkap pernah terlibat kasus kekerasan rumah tangga dengan mantan dua istrinya. Kabar burung yang beredar menceritakan bahwa Hicks, perempuan cantik berusia 29 tahun itu terlibat asmara dengan Rob Porter. Belum jelas siapa yang bakal menggantikan Hicks yang baru mundur secara resmi beberapa pekan mendatang.

Banyak yang menduga, penggantinya adalah Mercedes Schlapp, yang selama ini menggantikan Hicks, pada saat ia sibuk mendampingi Presiden Trump di tengah krisis Rusia. Perlu diketahui, Hope Hicks yang dikenal dekat dengan Ivanka Trump, putri kesayangan Trump, mengetahui beberapa pertemuan antara pejabat Rusia dengan Donald Trump Jr dan Jared Kushner di Trump Tower, Manhattan New York. Hope Hicks mendampingi Donald Trump dalam pesawat kepresidenan, saat Trump menuliskan memo berisi saran apa saja yang harus dilakukan Trump Jr., bila menghadapi petugas penyidik.

Penyidikan kasus Trump Tower yang masih berlanjut hingga kini, cukup membuat Trump pusing kepala. Ditambah lagi dengan langkah Dewan Khusus Robert Muller, yang akan mengusut hubungan Donald Trump dengan Rusia, pada tahun 2013, saat menggelar Ratu Kecantikan Sejagat di Moscow, Rusia.

Ada juga kabar buruk dari sejumlah negara asing yang hendak memanfaatkan Jared Kushner, mantu presiden itu. Negara-negara yang disebut antara lain Israel, China, India dan satu negara lain. Jared Kushner juga dikabarkan kerap datang ke sebuah gedung milik China. Tentu saja Jared Kushner harus memberikan jasanya bagi China dan negara lain.

Mungkin karena itulah Presiden Trump naik pitam pada Jaksa Agung Jeff Session. Pemimpin AS itu mempertanyakan kenapa Jeff Session minta inspektur jenderal untuk mengusut keterlibatan Rusia. Kenapa tidak menyuruh pengacara dari Departemen Kehakiman saja.

"Sangat memalukan" tulis Trump dengan huruf kapital. Dan Jeff Session menjawab tegas: "Selama saya menjadi Jaksa Agung, saya tetap menjalankan tugas saya dengan penuh integritas dan kebanggaan. Depatemen ini akan tetap menjalankan tugasnya secara adil berdasar konstitusi dan hukum," tulis Jeff Session yang diangkat sebagai Jaksa Agung oleh Trump itu.

Komentar

 
Embed Widget

x