Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 17:41 WIB

Xi Jinping Diusulkan Pimpin China Seumur Hidup

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 27 Februari 2018 | 11:42 WIB

Berita Terkait

Xi Jinping Diusulkan Pimpin China Seumur Hidup
Presiden Xi Jinping - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Beijing - Komite Sentral Partai Komunis China mengusulkan untuk menghapus UU yang menyebutkan bahwa presiden China dan wakilnya, hanya dapat menduduki jabatan selama dua periode saja.

Kantor berita China, Xinhua mengabarkan Senin (26/2/2018), usulan itu diumumkan dalam "Buletin resmi Partai Komunis China, PKC pada hari Ahad kemarin," bunyi laporan itu. Sementara itu, tabloid China berbahasa Inggris, Global Times menyatakan, "Seluruh rakyat China mendukung langkah tersebut, dan menilai Xi Jinping dianggap sebagai orang yang pantas membawa mereka ke sebuah era baru China yang penuh harapan," tulis Global Times.

Usulan tersebut, mengejutkan banyak pihak. Sebab usulan Komite Sentral PKC itu, tidak diantisipasi oleh para pengamat China di dunia. "Saya tidak menyangka hal itu diumumkan secara terbuka dalam deklarasi rezim baru ini," kata Susan Shirk, salah satu pengamat China di AS. "Saya kira dia akan berhenti dari jabatan itu dan diganti pejabat lain," sambung Susan.

Yang dimaksud Susan Shirk, tak lain adalah Xi Jinping. Pemimpin China yang kini berusia 64 tahun tidak akan mengundurkan diri seusai masa jabatannya yang kedua pada tahun 2023. "Artinya, dalam jangka waktu panjang di masa depan, China akan melanjutkan langkah majunya, berdasarkan pemikiran-pemikiran Xi Jinping," kata Sin Yinhong. "Termasuk prinsip-prinsipnya dan kepemimpinan yang absolut," sambung Sin Yinhong, profesor hubungan internasional di Universitas Renmin, Beijing.

Bahkan banyak yang khawatir bahwa Xi Jinping menjadi diktator bertangan besi, seperti para pemimpin dunia yang dicap sebagai diktator dunia. Mulai dari Vladimir Putin dari Rusia, Recep Tayyip Erdogan dari Turki, Bashar Al-Assad dari Suriah, dan Nicolas Maduro, dari Venezuela serta Fidel Castro dari Cuba.

Dalam lima tahun pertama, setelah diangkat sebagai Sekjen PKC tahun 2012, Xi menerapkan tindakan keras. "Dan kini, para aktivis dan kaum intelektual menyambut usul Komite Sentral PKC itu. Bakal semakin parah," kata Wuer Kaixi, tokoh oposisi Tiananmen yang hidup di pengasingan.

Namun kekhwatiran itu dibantah oleh Hu Xijin. Pemimpin Redaksi Harian Global Times itu mengungkapkan, "Penghapusan dua periode masa jabatan Presiden China, tidak berarti China akan mengukuhkan Xi Jinping sebagai pemimpin negara seumur hidup. Spekulasi itu menyesatkan," tulis Hu Xijin dalam kicauan Twitternya.

Ada kabar, sejumlah pemimpin dunia mengirimkan berbagai hadiah dan ucapan selamat pada Presiden Xi Jinping. "Kini sebentar lagi kita akan melihat, dia berubah menjadi monster," tulis The Guardian. "Jika anda dikelilingi oleh orang-orang yang takut mengutarakan pendapatnya, seorang pemimpin akan mengeluarkan keputusan yang buruk," kata Susan Shirk.

Komentar

Embed Widget
x