Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 22:53 WIB
 

Jasad TKW Filipina 'Disembunyikan di Kulkas

Oleh : - | Minggu, 25 Februari 2018 | 06:23 WIB
Jasad TKW Filipina 'Disembunyikan di Kulkas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Manila -- Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka pembunuhan seorang tenaga kerja wanita (TKW) Filipina yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam lemari es di Kuwait, demikian BBC, Sabtu (24/2).

Jasad Joanna Demafelis, yang berusia 29 tahun, ditemukan dalam kondisi membeku di apartemen majikannya selama setahun semenjak dia dilaporkan hilang.

Nader Essam Assaf, sang majikan, ditangkap di Lebanon karena dicurigai sebagai pelaku pembunuhan pekerja rumah tangga asal Filipina itu, demikian keterangan Departemen Luar Negeri Filipina, Jumat (23/2).

Kematian Demafelis telah memicu kemarahan di Filipina sehingga pemerintah negara itu melarang warganya bekerja di Kuwait.

"Assaf, warga negara Lebanon, ditangkap di negara asalnya," ungkap Departemen Luar Negeri Filipina dalam pernyataan resminya.

Adapun tersangka lainnya, yaitu istri Assaf, Mona, yang warga negara Suriah, masih dinyatakan buron dan diperkirakan berada di Suriah.

Assaf serta istrinya telah menjadi incaran kepolisian internasional sejak kasus pembunuhan ini terungkap.

Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano menyambut baik informasi penangkapan salah-seorang tersangka, dan menyebutnya sebagai "langkah awal yang penting dalam upaya pencarian keadilan bagi Joanna".

Jasad Demafelis ditemukan dalam lemari es di sebuah apartemen yang tampaknya telah ditinggalkan oleh pemiliknya setahun lalu. Pada tubuh korban ditemukan bekas penganiayaan, kata seorang pejabat Filipina.

Setelah jasadnya ditemukan, pihak berwenang Filipina mengatakan mereka siap memfasilitasi kepulangan lebih dari 1.000 "tenaga kerjanya yang tertekan hidupnya" di Kuwait, yang sebagian besar bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Departemen Luar Negeri Filipina memperkirakan saat ini ada sekitar 252.000 warganya yang hidup dan bekerja di Kuwait.

Sementara itu, pihak berwenang Kuwait berjanji melakukan segala kemungkinan demi mengungkap kasus pembunuhan Demafelis.

Menteri luar negeri Filipina, Alan Peter Cayetano, mengharapkan otoritas Kuwait agar mengekstradisi Assaf dari Libanon supaya dapat diadili di Kuwait. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget

x