Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 19:27 WIB

Dua Mantan Pembantu Kampanye Trump Kembali Didakwa

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 23 Februari 2018 | 11:31 WIB

Berita Terkait

Dua Mantan Pembantu Kampanye Trump Kembali Didakwa
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Washington DC - Paul Manafort, mantan manajer kampanye Donald Trump dan rekan bisnisnya Rick Gates, dikenai dakwaan baru oleh Dewan Khusus AS Robert Mueller, Kamis (22/2/2018).

Kantor berita Associated Press mengabarkan, keduanya dituduh melakukan penggelapan pajak dan melakukan pencucian uang. Dakwaan yang berisi 32 tuduhan itu antara lain menyebutkan bawha Manafort dan Gates merekayasa laporan keuangan dan mengakali bank serta berbohong pada pembuat pajak.

Dengan menggunakan uang lewat akun di luar negeri, Manafort dan Gates memborong sejumlah properti dan menghabiskan uangnya untuk hidup mewah. Kedua mantan pembantu dekat Donald Trump itu juga menilap pajak sejak tahun 2010 hingga 2014, menutup-nutupi akun di luar negerinya dari petugas pajak dan mencuci uang bernilai $ 30 juta.

Dakwaan baru yang dikirimkan ke dewan juri di Virginia. Sebelumnya, keduanya juga menghadapi dakwaan penggelapan pajak dan pencucian uang bernilai total $ 20 juta di Pengadilan Washington DC. Uang itu didapat dari sebuah partai politik di Ukraina karena jasanya melakukan lobi di AS. Untuk dakwaan $ 20 juta, Manafort dan Gates mengaku bersalah, sehingga hukumannya bakal diperingan. Namun, untuk dakwaan baru bernilai $ 30 juta, keduanya terancam hukuman penjara minimal sepuluh tahun.

Tuduhan kriminal itu dilayangkan, setelah Dewan Khusus Robert Mueller mengeluarkan dakwaan terhadap 13 warga dan tiga organisasi Rusia melakukan konspirasi politik AS. Mereka dikenai tuduhan ikut campur dan mendalangi penyebaran berita palsu di media sosial sehingga memenangkan Donald Trump dalam Pilpres 2016 lalu.

Komentar

Embed Widget
x