Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 14:20 WIB
 

Pangeran Alwaleed Kembali Pimpin Kingdom Holdings

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 2 Februari 2018 | 14:16 WIB
Pangeran Alwaleed Kembali Pimpin Kingdom Holdings
Pangeran Alwaleed bin Talal - (Foto: dailybeast)

INILAHCOM, Riyadh - Pangeran Alwaleed bin Talal menduduki jabatannya kembali sebagai Direktur Utama Kingdom Holding, perusahaan investasi global Saudi, setelah dibebaskan dari tahanan.

Kantor berita Reuters mengabarkan Kamis (1/2/2018), Pangeran Alwaleed dibebaskan akhir pekan lalu setelah ditahan selama tiga bulan bersama sejumlah pejabat senior Saudi lainnya. Menurut keterangan resmi pihak Kejaksaan Agung Saudi, anggota keluarga kerajaan dibebaskan setelah membayar uang pengganti bernilai total $ 1 miliar.

Namun kepada kantor berita Reuters, Pangeran Alwaleed mengaku "Saya tetap menyatakan diri tidak bersalah dan berharap dapat memegang kendali penuh perusahaan saya," tutur Pangeran Alwaleed dalam wawancara yang dilakukan beberapa jam sebelum dibebaskan. Beredar kabar yang mengatakan bahwa Alwaleed menyerahkan sebagian kekayaannya yang bernilai total $ 17 miliar.

Di hari-hari pertama saat ia ditahan di Hotel Ritz-Carlton, Riyadh, harga saham Kingdom Holding merosot hingga 23 persen, sehingga kekayaannya sekitar $ 2,2 miliar hilang. Setelah naik pekan ini, harga saham perusahaan investasi itu kembali melonjak dan mampu menutup sejumlah kerugian. Bahkan selama Alwaleed berada di dalam tahanan, harga saham di pasar naik 10 persen.

Pihak Kerajaan Saudi mengedarkan foto Pangeran Alwaleed tengah membaca sejumlah dokumen di balik meja tempat kerjanya. Alwaleed, keponakan Raja Salman, berusia 62 tahun dan memiliki saham di Citigroup, Twitter dan Lyft serta perusahaan internasional lainnya, tampak memelihara jenggot dan kumis abu-abu, seperti ketika ia dalam tahanan.

"Kami merasa bahagia menyambut kembali Yang Mulia Pangeran Alwaleed melanjutkan tugas pentingnya sebagai Direktur Utama Kingdom Holding Company," tulis Direktur Eksekutif Talal Almaimansaid.

Strategi perusahaan sekarang adalah menyesuaikan Reformasi Visi 2030 yang diagendakan untuk "Menciptakan iklim investasi dan suasana bisnis, di mana KHC dan partnernya nantinya dapat berkembang," lanjut Talal Almaimansaid.

Komentar

 
Embed Widget

x