Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 22:41 WIB
 

Pertempuran Meningkat di Perbatasan Suriah

Oleh : - | Rabu, 31 Januari 2018 | 08:10 WIB
Pertempuran Meningkat di Perbatasan Suriah
Perang di Suriah - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Arfin -- Korban sipil di wilayah barat laut Suriah meningkat akibat pertempuran sengit di antara berbagai faksi Suriah. Turki telah merebut kawasan pegunungan strategis yang menghadap kota Afrin yang rencananya akan direbut dari warga Kurdi.

Dua hari lalu pesawat pemerintah yang didukung Rusia menghantam komunitas pemberontak di Provinsi Idlib. Pertempuran sengit itu terjadi sehari menjelang pembicaraan di Sochi, Rusia mengenai Suriah.

Pertempuran meningkat hari Senin di wilayah perbatasan Afrin di mana Turki berusaha untuk menyingkirkan warga Kurdi dari kekuasaan di sana.

Turki mengklaim milisi Kurdi yang memimpin serangan yang sukses melawan ISIS di Suriah adalah perpanjangan dari kelompok teroris PKK.

"Gunung Barsaya adalah tempat yang penting dan strategis karena merupakan titik tertinggi di daerah ini dan PKK sebelumnya menguasai gunung ini," kata pejabat militer Turki, Al-Hamadeen.

Sementara itu, pesawat Rusia dan Suriah menggempur Idlib, menewaskan sedikitnya 30 orang sejak hari Minggu. Pengamat mengatakan sebuah pasar dan sebuah rumah sakit di kota Saraqeb di barat laut Provinsi Idlib hari Senin menjadi sasaran.

Pertempuran di antara berbagai faksi di Suriah makin sengit ketika para wakil mereka Selasa menuju perundingan di Sochi. Rusia mendukung upaya pemerintah Suriah melawan oposisi. Tapi beberapa pembangkang akan menghadiri pertemuan tersebut.

Perundingan Sochi akan berfokus pada proposal untuk memperbarui konstitusi Suriah.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan De Mistura mengatakan, "Tujuan akhir dari proses konstitusional adalah memungkinkan rakyat Suriah secara bebas dan independen menentukan masa depan mereka sendiri dalam pemilihan parlemen dan presiden yang diawasi PBB."

Komite Perundingan Tingkat Tinggi Suriah yang beroposisi tidak menghadiri perundingan di Rusia demikian pula pihak Kurdi. [voa/lat]

Komentar

 
Embed Widget

x