Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 20:41 WIB
 

Mahathir Minta Uni Eropa Awasi Pemilu Agustus

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 30 Januari 2018 | 13:11 WIB
Mahathir Minta Uni Eropa Awasi Pemilu Agustus
Mahathir Mohammad - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia mengecam pertemuan Mahathir Mohammad dengan sejumlah pemimpin senior Uni Eropa pekan lalu.

Kantor Berita Reuters mengabarkan Senin (29/1/2018), dalam pertemuan itu, Mahathir mantan PM Malaysia meminta kesediaan Uni Eropa, EU untuk mengawasi jalannya pemilihan umum yang akan digelar Agustus nanti. Mahathir, 92, yang kini di kubu oposisi berniat untuk bertarung melawan PM Najib Razak, dalam pemilu tersebut.

Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman menyatakan bahwa Malaysia tidak akan melarang diplomat asing melakukan diplomasi internasional, karena sesuai dengan kesepakatan Viena. "Tapi Pemerintah tidak ragu-ragu, untuk mempertahankan hak-hak rakyat dan kedaulatan Malaysia, serta mengambil tindakan terhadap kekuatan asing yang berlawanan dengan nilai-nilai Konvensi Wina," kata Anifah Aman diplomatis.

Anifah Aman menambahkan, pertemuan pekan lalu itu, berdampak bagi upaya Malaysia untuk mempertahankan industri minyak sawit. Seperti diketahui EU memutuskan untuk melarang penggunaan minyak sawit menjadi minyak bakar bio. Dan Malaysia meninjau kembali perdagangan dengan EU, setelah pelarangan itu. "Pertemuan itu jelas mempengaruhi upaya Malaysia mempertahankan industri minyak sawit," kata Anifah Aman.

Bila berhasil mengalahkan PM Najib Razak, maka Mahathir Mohammad akan menjadi perdana menteri tertua Malaysia. Namun banyak yang meramalkan Najib bakal bertahan dan memenangkan pemilu 2018 ini, walaupun ia diterpa kasus korupsi dan penyalahgunaan dana 1 miliar dolar yang dikenal dengan Skandal 1MDB yang kini masih belum tuntas.

Komentar

 
x