Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 21:08 WIB
 

Inggris, Perancis Tak Ikut Perundingan Suriah

Oleh : - | Selasa, 30 Januari 2018 | 10:15 WIB
Inggris, Perancis Tak Ikut Perundingan Suriah
Suriah - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta -- Inggris dan Prancis tidak akan ikut dalam perundingan perdamaian Suriah yang diadakan di Sochi, Rusia hari Selasa (30/1). Alasannya, perundingan itu harus bagian dari proses perdamaian yang dipimpin PBB.

Negara-negara Barat dan sebagian negara Arab berpendapat perundingan di Sochi itu merupakan bagian dari upaya Rusia menciptakan proses perdamaian terpisah yang merongrong proses perdamaian yang dilakukan PBB sambil menyiapkan kerangka menuju solusi yang sesuai dengan kemauan Presiden Bashar al Assad dan sekutunya Rusia dan Iran.

Rusia mengundang ke-5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB, sedangkan gerakan oposisi Suriah memboikotnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Perancis mengatakan, "Semua inisiatif seperti perundingan Sochi mesti mendukung proses perdamaian PBB dan diadakan dalam kerangka itu."

Sekitar 1.600 politisi, anggota pemberontak dan masyarakat sipil akan menghadiri perundingan di kota wisata di Laut Hitam itu. Perundingan Sochi diadakan menyusul perundingan untuk tujuan serupa namun gagal di Wina.

Duta Besar Inggris untuk Suriah Martin Longden mengemukakan, negaranya tidak ikut. Menurutnya, meskipun Rusia berusaha namun rezim Assad telah merusak kepercayaan perundingan Sochi dapat membantu proses perdamaian yang dilakukan PBB.

Inggris dan Perancis mendukung oposisi Suriah dalam perang saudara yang sudah tujuh tahun di negeri itu. Menteri Luar Negeri PerancisJean, Yves Le Drian ketika berkunjung ke Jepang berpendapat perundingan Sochi tidak akan bisa melakukan terobosan, sebab pemain-pemain inti tidak hadir di sana gara-gara rezim Assad tidak hadir dalam perundingan Wina. [voa/lat]

Komentar

 
Embed Widget

x