Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 11:41 WIB

Menlu AS Rex Tillerson

Rusia Bertanggung Jawab Serangan Kimia Suriah

Oleh : - | Rabu, 24 Januari 2018 | 12:31 WIB
Rusia Bertanggung Jawab Serangan Kimia Suriah
Menlu AS Rex Tillerson - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Paris -- Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya di NATO melancarkan kampanye menentang penggunaan senjata kimia di Suriah. Mereka mengecam Rusia karena melindungi rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad.

"Serangan baru-baru ini di Ghouta Timur menimbulkan kekhawatiran serius bahwa rezim Suriah Bashar Al Assad mungkin terus melanjutkan penggunaan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri," ujar Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dalam pertemuan di Paris, Perancis, seperti dikutip dari VOA, Rabu (24/1).

Tillerson mengatakan sedikitnya 20 orang tewas hari Senin (22/1) dalam serangan gas klorin di kawasan yang dikuasi pemberontak di East Ghouta, di dekat Damaskus. Ia mengkritik Rusia dan dukungannya pada rezim Assad.

"Siapapun yang melakukan serangan itu, Rusia memikul tanggung jawab utama atas korban di East Ghouta dan warga Suriah lain yang tak terhitung jumlahnya yang menjadi sasaran senjata kimia sejak Rusia terlibat di Suriah," ujar Tillerson dalam konferensi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian.

Tillerson, bersama beberapa menteri luar negeri dari Perancis, Jerman dan Turki bertemu pada Selasa (23/1) dalam acara "International Partnership Against Impunity for Use of Chemical Weapons" atau "Kemitraan Internasional Menentang Kekebalan Hukum atas Penggunaan Senjata Kimia".

Lebih dari dua puluh negara yang peduli mendukung komitmen politik itu untuk berbagi informasi tentang upaya memberantas penggunaan senjata kimia di seluruh dunia. [voa/lat]

Komentar

Embed Widget

x