Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 21:16 WIB
 

EU Jamin Dukung Jerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 23 Januari 2018 | 12:58 WIB
EU Jamin Dukung Jerusalem Timur Ibu Kota Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas

INILAHCOM, Brussels - Uni Eropa memberi jaminan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas, akan mendukung ambisinya menjadikan Jerusalem Timur sebagai ibukota warga Palestina.

Kantor berita Reuters mengabarkan Senin (22/1/2017), hal itu disampaikan Frederica Mogherini, Wakil Tinggi Uni Eropa urusan luar negeri Uni Eropa, EU. "Saya ingin meyakinkan lagi Presiden Abbas, komitmen EU tentang solusi dua negara dengan menjadikan Jerusalem sebagai ibukota Palestina dan Israel," katanya.

Meski demikian, lanjut Frederica, pihaknya tetap ingin bekerja dengan AS tentang pembicaraan damai di Timur Tengah. "Kami telah mendiskusikan hal ini tahun lalu dengan Menlu AS Rex Tillerson dan Wapres Michael Pence," sambung Frederica. Upaya dukungan lain juga ditunjukkan EU, dengan meningkatkan bantuan kepada Pemerintahan Otoritas Palestina, setelah AS membekukan bantuan ke Palestina.

Sementara itu, Presiden Mahmoud Abbas yang hadir dalam pertemuan EU itu menjelaskan, pihaknya tetap mengupayakan upaya diplomatik. Abbas juga meminta dukungan internasional sebagai jembatan untuk memulai perundingan damai dengan Israel. "Kami masih tetap ingin melanjutkan negosiasi. Kami yakin dapat mempersatukan warga kami dengan tanah air Palestina," kata Abbas. Presiden Mahmoud Abbas tak lupa mengingatkan, pengakuan EU atas berdirinya Negara Palestina, akan memberi dukungan cukup kuat bagi Palestina.

Sejauh ini baru 10 negara EU yang mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Termasuk Swedia, Polandia dan Slovenia. Sedangkan 28 negara EU lainnya masih belum memberikan pengakuan, dengan alasan pengakuan itu menjadi bagian dari kesepakatan damai Palestina-Israel.

Organisasi EU juga meminta warga Palestina untuk tetap membuka kesempatan atas rencana damai yang disponsori AS. Rencana itu akan disampaikan oleh Jason Greenbalt, utusan khusus Trump masalah Timur Tengah dan Jared Kushner, penasehat senior dan menantu Trump, dalam waktu dekat ini.

Komentar

 
Embed Widget

x