Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 21:15 WIB
 

Tiga Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Dipenjara

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 18 Januari 2018 | 15:58 WIB
Tiga Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Dipenjara
(Foto: scmp)

INILAHCOM, Hong Kong - Pengadilan Tinggi Hong Kong memerintahkan Joshua Wang, aktivis pro demokrasi Hong Kong, masuk ke sel penjara selama 6 bulan, karena dituduh sebagai pencetus Gerakan Payung 2014, Rabu (17/1/2018).

CNN mengabarkan, Joshua Wang bersama Nathan Law dan Alex Chow, dua pemimpin demonstran lainnya, dijatuhi hukuman masing-masing empat bulan penjara. Dalam keputusannya, pengadilan tinggi Hong Kong menolak upaya banding ketiga aktivis muda itu. "Mereka juga dituduh menyebabkan kegiatan perdagangan di pusat Hong Kong jadi terhambat selama beberapa bulan, akibat Gerakan Payung 2014 itu," bunyi laporan CNN.

Dalam persidangan selama pekan ini, pengadilan Hong Kong juga mengadili belasan para pelaku demonstrasi tahun 2014. Menurut sejumlah analis politik, proses pengadilan yang makan waktu sangat panjang itu, dimaksudkan untuk melemahkan moral para pengunjuk rasa dan mencegah kawula muda Hong Kong turun ke jalan kembali.

"Cara ini sangat efektif untuk menekan para aktivis yang tidak tahu dan kapan pemerintah China akan melakukan tindakan. Dan tentu saja hal ini berdampak pada kegiatan para aktivis," ujar Antoy Dapiran, pengacara Hong Kong yang menulis buku 'City of Protest'.

Jurubicara Departemen Kehakiman Hong Kong menyatakan bahwa tuduhan adanya penganiayaan politik oleh Pemerintah China, tak ada dasarnya sama sekali. "Kami hanya berkomitmen menegakkan hukum dan memberikan hak independen bagi peradilan di Hong Kong," bunyi pernyataan resmi Pemerintah Hong Kong.

Sementara itu, iklim demokrasi di Hong Kong akan terlihat pada bulan Maret mendatang. Kampanye pro-demokrasi dan dukungan di dalam kota Hong Kong bakal terlihat dalam pemilihan empat anggota parlemen yang terkena diskualifikasi oleh Dewan Legislatif Kota Hong Kong dukungan China.

Dari Hong Kong dikabarkan, Agnes Chow, mantan demonstran dan wakil Joshua Wang dan Nathan Law di Partai Demosisto ikut mencalonkan diri. Bila Agnes Chow terpilih, maka ia merupakan calon termuda yang akan menjabat sebagai anggota parlemen.

"Saya akan memilih di penjara pada pemilihan awal bulan Maret nanti," tulis Joshua Wang di akun Twitternya. "Kami akan menerimanya dengan penuh kesabaran. Kami berharap kamp pro-demokrasi tetap bersatu menghadapi tekanan dari Beijing dan pemerintah lokal Hong Kong," lanjut Joshua Wang.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x