Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 16:55 WIB

Malaysia-Singapura Punya Jalur KA Baru di 2024

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 17 Januari 2018 | 12:32 WIB

Berita Terkait

Malaysia-Singapura Punya Jalur KA Baru di 2024
(Foto: mole)

INILAHCOM, Singapura - Malaysia dan Singapura bekerjasama mengelola jalur kereta api cepat yang menghubungkan Johor Baru Malaysia dan Singapura.

Channel News Asia mengabarkan, kesepakatan kerjasama itu ditandatangani di Singapura, Selasa (16/1/2018). Menteri Infrastruktur Singapura Khaw Boon Wan dan Menteri Tranportasi Malaysia Abdul Rahman Dahlan, menanda tangani prasasti disaksikan oleh PM Singapura Lee Hsien Loong dan PM Malaysia Najib Razak.

Dalam pernyataan persnya, kesepakatan itu terjalin sebagai hasil pembicaraan panjang antara pejabat kedua negara. "Beberapa butir kesepakatan dalam proyek ini, termasuk teknik, keamanan, komersial, pendanaan serta keimigrasian dan kesepakatan lainnya," bunyi pernyataan bersama itu.

Proyek Johor Baru-Singapore Rapid Transit System Link, RTS Link dijadwalkan rampung tahun 2024. Rangkaian kereta RTS Link ini mampu membawa 10 ribu penumpang setiap jam, sehingga menambah kapasitas 60 ribu orang yang menyeberang kedua negara setiap jam selama ini. Kereta RTS ini juga lebih cepat dibandingkan Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) Tebrau Shuttle yang akan diberhentikan operasinya, sekitar 6 bulan setelah RTS beroperasi.

"Sampai RTS beroperasi penuh, maka frekuensi perjalanan KTMB antara Singapura dan Johor Baru akan meningkat juga," kata PM Lee dalam pidatonya. Sedangkan PM Najib memuji sikap Singapura "Yang memberi kemudahan bagi KTMB untuk lebih meningkatkan jadwal perjalanannya. Jika sekarang sudah 26 kali perjalanan, maka di masa depan bisa meningkat sampai 31 kali perjalanan," sambung PM Najib.

Untuk memudahkan penumpang, pos-pos imigrasi akan dibangun di Stasiun Bukit Chagar di Johor Baru dan Stasiun Woodlands North, Singapura. "Penumpang yang hendak bepergian cukup melapor di masing-masing stasiun keberangkatan, tanpa harus melapor lagi di tempat kedatangan," bunyi penjelasan pengelola RTS Link.

Komentar

Embed Widget
x