Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 00:05 WIB
 

Vietnam Bangun Satuan Perang Siber Force 47

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 28 Desember 2017 | 12:36 WIB
Vietnam Bangun Satuan Perang Siber Force 47
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Ho Chi Minh - Vietnam membentuk satuan anti-perang siber yang tugasnya menangkal berita buruk lewat internet terhadap Pemerintah Vietnam.

Reuters mengabarkan, satuan anti siber bernama Force 47 itu diungkap di Departemen Pusat Propaganda, Ho Chi Minh, Selasa (26/12/2017). "Kita harus siap setiap jam, menit dan setiap detik, melawan secara proaktif, pandangan dan anggapan buruk tentang Pemerintah Vietnam," kata Letnan Jenderal Nguyen Trong Nghia, deputi kepala departemen itu.

Pemerintahan Komunis Vietnam, meminta agar peredaran media sosial dan linimasa lainnya diawasi secara ketat. Vietnam juga akan menghapus ujaran yang sifatnya menyerang pemerintah Hanoi. Satuan 47 yang dibentuk Vietnam, konon terdiri dari ribuan orang, yang jumlahnya hampir menyamai satuan siber Korea Utara yang berjumlah 6 ribu orang.

Jenderal Nguyen Trong Nghia menegaskan, satuan Force 47 lebih memfokuskan diri pada pengguna internet domestik. "Situs, portal dan blog-blog baru isinya kebanyakan berita buruk," tutur Presiden Tran Dai Quang.

Vietnam merupakan satu dari 10 negara terbanyak yang menggunakan Facebook. Pemerintahan PM Nguyen Xuan Phuc, telah menyusun RUU tentang keamanan internet, dan meminta perusahaan setempat membuat linimasa seperti Facebook dan Google. Namun RUU itu masih menjadi perdebatan seru di parlemen Vietnam.

Perusahaan keamanan siber FireEye Inc mengungkapkan, Vietnam tengah berupaya membangun jaringan mata-mata siber. "Upaya seperti itu makin banyak menarik perhatian sejumlah negara, karena jaringan tersebut mampu memberikan akses informasi berbagai bidang dalam jumlah cukup besar," tutur seorang sumber FireEye. Dan ini sesuai dengan tujuan Vietnam yang berupaya membungkam pengkritik pemeritahan Hanoi.

Bulan lalu, seorang blogger diganjar 7 tahun penjara, karena dituduh melakukan propaganda anti-pemerintah Vietnam. Sedangkan blogger yang lain diganjar 10 tahun penjara, dengan tuduhan yang sama.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x