Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 12:44 WIB

Trump Batal ke Inggris, Salahkan Obama

Sabtu, 13 Januari 2018 | 11:11 WIB

Berita Terkait

Trump Batal ke Inggris, Salahkan Obama
Presiden AS Donald Trump dan PM Inggris Theresa May - (Foto: sputniknews)

INILAHCOM, Washington -- Lawatan Presiden Donald Trump ke Inggris untuk meresmikan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) yang baru di London dipastikan batal.

Melalui Twitter, Presiden Trump mengatakan keputusan pendahulunya, Barack Obama, menjual gedung kedutaan di Mayfair di pusat kota ke Vauxhall, di London selatan, "adalah keputusan yang buruk".

Ia menyebut gedung Kedubes AS yang lama di Mayfair--yang ia katakan berada di lokasi terbaik di London-- "dilepas dengan harga sangat murah", sementara pembangunan gedung kedutaan yang baru memakan biaya US$1,2 miliar (sekitar Rp16 triliun).

Trump juga menegaskan dirinya tidak akan bersedia meresmikan gedung kedutaan AS yang baru di London.

Pemindahan gedung kedutaan AS di London sebenarnya diputuskan oleh pemerintah pimpinan Presiden George W Bush pada Oktober 2008, namun tak diketahui mengapa Trump lebih menyalahkan pemerintah Obama.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, hingga Jumat (12/01) pagi belum memberikan tanggapan atas pembatalan kunjungan Trump ke London.

Pembatalan kunjungan ini disambut baik oleh partai oposisi Liberal Demokrat yang mengatakan Trump "menebar kebencian dan perpecahan serta melemahkan nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi oleh Inggris".

Editor BBC untuk kawasan Amerika Utara, Jon Sopel, menduga bisa jadi pembatasan lawatan ke Inggris dipicu oleh potensi unjuk rasa anti-Trump di London.

Dalam beberapa waktu terakhir, setidaknya digelar dua unjuk rasa besar menentang Trump di sejumlah kota di Inggris, termasuk di London, antara lain terkait dengan keputusannya mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada awal Desember 2017.

Unjuk rasa besar-besaran juga digelar di London awal Februari 2017 saat Tump mengumumkan kebijakan larangan masuk ke AS untuk warga dari sejumlah negara Muslim.

PM May mengundang Presiden Tump untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris -- yang mencakup perrtemuan dengan Ratu Elizabeth-- saat kedua pemimpin bertemu di Washington pada Januari 2017.

Tak lama kemudian muncul petisi yang menolak kunjungan kenegaraan Trump ke Inggris, yang ditandatangani oleh 1,8 juta orang.

Pejabat Inggris mengatakan undangan lawatan kenegaraan "sudah diterima dan disambut baik oleh Trump", meski sejauh ini belum ada keputusan soal tanggal kunjungan kenegaraan oleh Trump.

Duta Besar AS di London, Woody Johnson, bulan lalu mengatakan pihaknya mengharapkan Trump akan berkunjung ke Inggris pada 2018 ini.

"Pasti (Presiden Trump) akan datang (ke Inggris), kami belum tahu kapan waktunya. Hubungan Amerika Serikat dan Inggris sangat dekat," kata Johnson. [bbc/lat]

Komentar

Embed Widget
x