Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 April 2018 | 13:09 WIB
 

Mumbai Diguncang Aksi Mogok Kasta Terendah India

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 4 Januari 2018 | 12:05 WIB
Mumbai Diguncang Aksi Mogok Kasta Terendah India
(Foto: nytimes)

INILAHCOM, Mumbai - Kegiatan di Mumbai, pusat ekonomi India terhenti Rabu (3/1/2017) oleh aksi mogok umum dan turun ke jalan yang dilakukan ribuan warga di jalan-jalan raya.

The New York Times mengabarkan, aksi mogok tersebut dilakukan menentang aksi kekerasan terhadap penduduk India berkasta rendah. Kasta paling rendah yang biasa disebut Dalit itu, melakukan aksi turun ke jalan dan memblokade jalur-jalur kereta api dan jalan bebas hambatan.

Mereka mengecam partai-partai politik besar India yang dinilai tak mampu meningkatkan nasib ratusan juta kasta rendah yang umumnya berada di lapisan bawah dan 'Tak tersentuh'. "Kami menuntut keadilan," teriak Jitender Nikalje, salah seorang pengunjuk rasa Dalit.

Parlemen India terpaksa menunda sidang beberapa kali, akibat banyaknya protes yang dilakukan kelompok oposisi Partai Kongres terhadap Partai Bharatiya Janata, BJP. Lewat akun Twitternya, Rahul Gandhi yang baru terpilih sebagai pemimpin Partai Kongres menyerang kelompok kanan jauh Hindu yang dikecam sebagai kelompok fasis India.

Setiap tahun, ribuan warga India berkumpul di Pune untuk memperingati Peperangan di Koregaon. Dalam peperangan yang terjadi tahun 1818 itu, warga Dalit disewa pemerintah kolonial Inggris untuk mengalahkan kaum kasta tinggi Hindu yang berkuasa selama 200 tahun. Peringatan peperangan yang menjadi kebanggaan bagi kaum Dalit, digelar Senin kemarin dan digunakan sebagai pemicu dalam protes di Mumbai.

Menurut berita setempat, Akhil Bhartiya Brahman Mahasangh, kelompok kasta tertinggi Brahmana meminta polisi di Pune untuk menghentikan seminar yang digelar warga Dalit dan pemimpin kelompok kiri. Permintaan itu dilayangkan sebelum peringatan tersebut. Namun Menteri Besar Maharashtra, Devendra Fadnavis mengaku aksi kekerasan itu telah ditanggulangi jajaran kepolisian. "Beberapa pelaku mencoba menciptakan ketegangan antar-kasta. Tapi kami berhasil menggagalkannya," kata Devendra Fadnavis.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x