Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 11:03 WIB

Ribuan Wartawan Hadiri Konpres Presiden Putin

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 15 Desember 2017 | 13:37 WIB

Berita Terkait

Ribuan Wartawan Hadiri Konpres Presiden Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin - (Foto: Reading)

INILAHCOM, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin mengelar konferensi pers yang diikuti oleh ratusan wartawan lokal dan internasional Kamis (14/12/2017).

The New York Times melaporkan, konperensi pers yang berlangsung selama 4 jam itu berlangsung membosankan, karena sejumlah pertanyaan diajukan para wartawan Rusia yang telah diatur. Putin memulai penjelasannya dengan niatnya untuk ikut dalam Pilpres Maret, 2018 nanti. Lalu, Putin membeberkan keberhasilan ekonomi di bawah kendalinya selama ini. "Betapa hebat kemajuan Rusia sejak menjadi presiden tahun 2000 lalu," kata Putin.

Kemudian beberapa wartawan, yang konon telah diatur, menyampaikan pertanyaan seputar campur tangan Rusia pada Pilpres AS 2016 lalu. Juga keterlibatan sejumlah pejabat Rusia di kubu Donald Trump. "Bukankah kontak dengan diplomat Rusia dan pejabat lainnya, adalah hal biasa saja. Normal bukan?" kata Putin. "Kecuali itu terjadi akibat histeria intelijen dan mata-mata," jawab Putin. Menurutnya, semua itu bikinan kelompok anti-Trump agar legitimasinya sebagai Presiden AS tidak resmi. "Apakah mereka ingin melarang semua kontak dengan pejabat asing?" tanya Putin.

Saat menanggapi rekor Trump selama ini, Putin menyebutkan bahwa semua itu terserah rakyat AS. Namun, "Presiden Trump dinilai sangat berhasil," kata Putin. "Lihat kondisi pasar dan ekonomi AS yang meningkat. Hal itu menandakan kepercayaan para investor terhadap kepemimpinan Trump," sambungnya. Presiden Vladimir Putin juga menjawab pertanyaan seputar Pilpres Rusia yang tidak ada saingan politik. Juga tentang Suriah dan Korea Utara.

Konferensi pers tahunan ini merupakan kesempatan utama bagi wartawan seluruh Rusia datang ke Moskow untuk berhadapan langsung dengan Putin. Tercatat 1.640 wartawan terakreditasi mengikuti konferensi pers yang disiarkan pula lewat televisi dan internet secara langsung.

Komentar

Embed Widget
x