Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Juli 2018 | 09:18 WIB
 

Rahul Gandhi Jadi Presiden Partai Kongres India

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 13 Desember 2017 | 19:16 WIB
Rahul Gandhi Jadi Presiden Partai Kongres India
(Foto: PTI)

INILAHCOM, New Delhi - Rahul Gandhi, putra mendiang PM Rajiv Gandhi, terpilih sebagai Presiden Partai Kongres Nasional India, secara mutlak, akhir pekan lalu.

The Guardian mengabarkan Senin (12/11/2017), dengan demikian, Rahul bisa dipastikan akan maju mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri India dalam pemilu 2019 mendatang. Rahul yang dikenal dengan pangilan 'Pappu' atau bocah lugu itu, akan menghadapi saingan ketat Narendra Modi, calon dari Partai Bharatiya Janata, yang kini menjabat sebagai Perdana Menteri India.

"Tantangan pertama yang harus dihadapi adalah membangun kembali jaringan Partai Kongres dan membangkitkan kembali kredibilitas partai yang berusia 131 tahun itu," kata Nilanjan Mukhopadhyay, analis politik India.

Lebih dari satu dasawarsa, partai warisan Mahatma Gandhi itu menguasai panggung politik India. Namun pada 2014 lalu, partai ini dikalahkan secara telak oleh Partai Bharatiya Janata dukungan nasionalis Hindu. Tak cuma itu. Rahul Gandhi, lulusan Cambridge University dan menjadi konsultan manajemen - sebelum menjadi anggota parlemen 2004 lalu - harus belajar banyak mengenai politik India.

"Dia harus menunjukkan jati dirinya kembali pada masyarakat India," tutur Nilanjan Mukhopadhyay. Sebab, selama 10 tahun menjadi anggota parlemen, Rahul dianggap sebagai politikus yang meragukan dan belum matang. "Baru beberapa bulan terakhir ini, dia kelihatan serius dan paham dengan seluk beluk politik," kata Nilanjan Mukhopadhyay.

Trauma masa lalu saat ayahnya terbunuh oleh pengebom bunuh diri saat melakukan kampanye, membuat Rahul, kala itu berusia 21 tahun, enggan terjun ke politik. Apalagi, 6 tahun sebelumnya, Rahul menyaksikan neneknya, Indira Gandhi juga terbunuh oleh salah satu pengawalnya.

"Dalam hidupku, saya menyaksikan nenekku meninggal dunia. Juga ayahku. Saya melihat nenekku dipenjara. Dan sebagai bocah, saya mengalami kepedihan," kata Rahul Gandhi. "Setelah mengalami hal itu bertubi-tubi, saya takut kehilangan. Tapi perasaan itu telah sirna dan saya tidak takut lagi," sambung Rahul Gandhi yang akan dilantik menjadi Presiden Partai Kongres Nasional India, Sabtu akhir pekan ini.

Komentar

x