Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 00:56 WIB

Wikileaks Pernah Komunikasi dengan Trump Jr

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 14 November 2017 | 14:30 WIB
Wikileaks Pernah Komunikasi dengan Trump Jr
Donald Trump Jr - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Organisasi non-profit internasional, Wikileaks pernah melakukan hubungan surat menyurat secara elektronik dengan Donald Trump Jr, putra Presiden AS Donald Trump.

Hal itu diungkap The Atlantic Senin (13/11/2017), yang mendapatkan kiriman surat elektronik itu dari sumbernya. Menurut The Atlantic, surat pertama dikirim William Assange pada 20 September 2016 berbunyi: "Sebuah kelompok PAC menerbitkan situs anti Trump bernama putintrump.org" bunyinya "PAC diambil dari kelompok pro perang Irak PAC. Dan kata kuncinya adalah putintrump.Tahu nggak siapa berada di balik semua ini? Apa komentar anda?" tulis Wikileaks.

Pesan pendek itu diterima Trump Jr. yang berjanji akan menanyakan ke pihak-pihak tertentu. "Saya tidak tahu soal ini, tapi saya akan tanyakan ke beberapa orang," jawab Trump Jr. Sejak itu, hubungan surat menyurat antara Wikilaks dengan Trump Jr. tetap berlangsung hingga Juli 2017. Bahkan Wikileaks dikabarkan menyampaikan beberapa permintaan, di antaranya meminta Presiden Trump segera menerbitkan perhitungan pengembalian pajaknya.

Bahkan, Wikileaks juga meminta agar tim kampanye Trump menolak hasil Pemilu Presiden yang dituduh banyak pihak sebagai dicurangi. Dan yang lebih gila lagi, Julian Assange, pendiri Wikileaks meminta Pemerintah Australia, untuk menunjuk dirinya sebagai dutabesar Australia untuk AS. Seperti diketahui Julian Assange adalah warga Australia.

Trump Jr dikabarkan tidak menanggapi sejumlah permintaan Wikileaks tersebut. Namun, Trump Jr menjawab permintaan Wikileaks tentang situs putintrump.org. Trump Jr dikabarkan mengirim tembusan ke sejumlah pejabat tinggi Gedung Putih, termasuk ke Steve Bannon, Kellyanne Conway, Brad Parscale dan Jared Kushner. Menantu Presiden Trump kemudian meneruskannya kepada staf komunikasi tim kampanye, Hope Hicks.

Baru 12 Oktober 2016, pesan Wikileaks itu ditanggapi Trump Jr dan disambut gembira oleh Julian Assange. "Hey Donald, senang sekali bersurat lagi dengan anda dan ayahanda," tulis Wikileaks, dan dibalas oleh Trump Jr singkat: "I Love Wikileaks". Belakangan, Presiden Donald Trump menuliskan dalam Twitternya: "Hanya sedikit media yang menggunakan informasi yang diberikan Wikileaks. Benar-benar tidak jujur dan sistem pemilu telah dibobol," tulisnya.

Komentar

 
x