Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 00:46 WIB

Dua Warga Singapura Terlibat ISIS Ditangkap

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 10 November 2017 | 13:41 WIB
Dua Warga Singapura Terlibat ISIS Ditangkap
(Foto: Ilgroup)
facebook twitter

INILAHCOM, Singapura - Pemerintah Singapura menahan Abu Thalha bin Samad dan seorang perempuan, karena diduga terlibat kelompok militan ISIS di kawasan Asia Tenggara.

Kantor berita Reuters mengabarkan Kamis (9/11/2017), Pemerintah Singapura tengah bekerjasama dengan salah satu negara Asia Tenggara "Agar mendeportasi Abu Thalha bin Samad ke Singapura," bunyi pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Tak disebutkan negara mana yang diajak kerjasama itu, namun Abu Thalha disebut-sebut sebagai salah satu anggota Jamaah Islamiah, JI di Asia Tenggara. Bahkan warga Singapura itu juga menjalani latihan di sejumlah madrasah dan pesantren di Asia Tenggara.

"Dialah yang hendak melancarkan serangan dan instruksi dari Pemimpin JI. Termasuk melakukan serangan jihad dan berkorban demi JI," bunyi pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Sementara itu, seorang perempuan juga ditangkap karena menjadi pendukung Munavar Baig Amina Begam, dan salah satu anggota Negara Islam, ISIS. Perempuan yang tak disebut namanya itu, adalah ibu rumah tangga berdarah India dan berusia 38 tahun.

"Ia merupakan perempuan pertama yang ditahan di bawah Akta Keamanan Internal Singapura, ISA. Dia adalah anggota ISIS Suriah dan Irak, yang mencoba mempengaruhi warga Singapura lainnya untuk mendukung ISIS. Dia menyebarkan ajaran-ajaran teror Baig Amina Begam di media sosial yang menganjurkan warga lain untuk mati Syahid," bunyi pernyataan tersebut.

Sedikitnya ada 14 warga Singapura yang ditahan di bawah ISA, sejak 2015 lalu. Jumlah itu meningkat cukup besar dibandingkan 11 orang yang ditangkap selama 2007 hingga 2014. Tahun lalu, Singapura mendeportasi 70 warga asing, termasuk lima pembantu rumah tangga karena diduga berpaham radikal. Sementara itu, Indonesia menahan 6 warga Indonesia yang diduga berkaitan dengan IS yang berencana melakukan penyerangan di Singapura.

Komentar

 
x