Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 00:37 WIB

Pelaku Serangan New York Tiru Rencana Teror ISIS

Oleh : - | Kamis, 2 November 2017 | 08:20 WIB
Pelaku Serangan New York Tiru Rencana Teror ISIS
(AP Photo)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Pria tersangka serangan teror yang menewaskan delapan orang dengan menabrakkan mobil pikap di jalur sepeda di kawasan Lower Manhattan, New York, AS, diketahui mengikuti panduan online ISIS dan meninggalkan catatan yang menyebut ISIS akan abadi.

Wakil Komisioner Kepolisian New York, John Miller, mengatakan catatan-catatan dalam bahasa Arab yang mengklaim serangan atas nama ISIS ditemukan di tempat serangan.

Tersangka penyerang, Sayfullo Saipov --pria berusia 29 tahun yang merupakan imigran asal Uzbekistan-- ditembak oleh polisi dan menderita cedera.

Polisi telah mengintrogasi Saipov yang kini berada di rumah sakit dan dalam status tahanan. Polisi menyatakan bahwa Saipov telah merancang serangan ini selama berminggu-minggu.

"Dia melakukan ini atas nama ISIS dan bersama barang-barang lain yang ditemukan di tempat kejadian ada beberapa catatan yang lebih lanjut mengindikasikan hal tersebut," ujar Miller seperti dilansir BBC.

"Dia mengikuti nyaris persis dengan instruksi yang diperintahkan ISIS di saluran media sosial kepada para pengikut mereka," imbuhnya.

Saipov diduga menggunakan mobil pikap sewaannya dari toko New Jersey Home Depot Inc untuk menabrak para pejalan kaki dan pemakai sepeda di jalur sepeda sebelum menabrakkannya ke bus sekolah.

Dia kemudian turun dari mobil sambil mengacungkan pistol mainan sebelum polisi menembak perutnya.

Saipov tinggal di Paterson, New Jersey, yang berada 40 km dari barat laut Manhattan di mana aksi teror itu terjadi. Polisi pun sudah menyegel rumah Saipov dan melakukan penyelidikan di tempat tersebut.

Saipov dilaporkan sempat menetap di Tampa, Florida, sebelum pindah ke Paterson, New Jersey. Dia tiba di AS dari Uzbekistan pada tahun 2010 dan merupakan penduduk sah.

Perusahaan taksi aplikasi, Uber, mengukuhkan dia pernah bekerja sebagai supir untuk mereka.

Tiga aparat mengatakan Saipov sebelumnya menjadi perhatian pihak berwenang federal karena penyelidikan yang tidak terkait dengan serangan ini, seperti dilaporkan The New York Times.

Catatan polisi memperlihatkan dia ditangkap di Missouri pada tahun lalu karena pelanggaran lalu lintas,

Komentar

 
x