Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 00:46 WIB

Dua Bekas Anak Buah Trump Dikenai Tahanan Rumah

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:39 WIB
Dua Bekas Anak Buah Trump Dikenai Tahanan Rumah
(Foto: Damon Winter/The New York Times)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Paul Manafort dan Rick Gates, masing-masing bekas anak buah Donald Trump, menyerahkan diri ke Biro Federal Investigasi, FBI, Senin pagi (30/10/2017).

CNN mengabarkan, Departemen Kehakiman mengungkapkan keduanya diganjar 12 tuduhan, termasuk melakukan konspirasi melawan Pemerintah AS, melakukan pencucian uang dan tudunan keuangan lainnya. Hakim Deborah Robinson yang menangani kasus ini menyetujui tuntutan Departemen Kehakiman bahwa Paul Manafort dan Rick Gates diminta uang jaminan masing-masing sebesar $ 10 juta dan $ 5 juta.

Manafort, dikhawatirkan meninggalkan AS karena terancam hukuman penjara 151 hingga 181 bulan penjara dan dituduh melakukan penipuan. Sedangkan Gates diancam hukuman 121 hingga 151 bulan penjara.

Keduanya dikenai tahanan rumah dan masing-masing diawasi oleh petugas keamanan Washington DC dan diminta lapor diri setiap hari ke Pengadilan Distrik Virginia Timur. Mereka juga harus melapor lewat telepon setiap hari ke petugas polisi, dan dilarang bepergian ke luar rumah kecuali untuk menemui pengacara mereka, tampil di pengadilan, menjalani pengobatan dan kegiatan agama lainnya.

Paul Manafort, bekas manajer kampanye Donald Trump dituduh menilap dana jutaan dolar untuk melobi sumbernya yang dekat dengan pejabat Ukraina yang pro-Rusia. Manafort menjadi salah satu tokoh kunci dalam penyelidikan campur tangan Rusia pada Pilpres 2016 lalu. Manafort juga diduga menjadi perantara utama Donald Trump Jr, putra Presiden Trump dan Jared Kushner dengan seorang pengacara perempuan dari Rusia, yang mengetahui informasi penting tentang Hillary Clinton. Mereka bertiga bersama beberapa orang lainnya bertemu di Trump Tower, akhir tahun lalu.

Sedangkan Rick Gates, tangan kanan Paul Manafort didakwa melakukan pencucian uang dengan mempromosikan penanaman modal luar negeri, agar terhindar dari pajak AS. Bersama Paul Manafort, Rick Gates menjadi agen para politikus Ukraina, termasuk Presiden Viktor Yankovych dan Partai Regional Rusia yang pro-Kremlin. Karena itu mereka bisa leluasa meminta sejumlah pejabat Kremlin agar bertemu dengan keluarga Trump, dengan iming-iming bahwa para pejabat Rusia itu memiliki informasi kotor mengenai Hillary Clinton.

Tags

Komentar

 
x