Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 13:56 WIB

Operasi Anti-Perdagangan Seksual Jaring 277 Orang

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 19 Oktober 2017 | 06:33 WIB
Operasi Anti-Perdagangan Seksual Jaring 277 Orang
(Foto: dailymail)
facebook twitter

INILAHCOM, Florida - Sebanyak 277 orang terjaring dalam operasi pemberantasan perdagangan manusia dan prostitusi yang digelar di Florida sejak pekan lalu.

US News mengabarkan Rabu (18/10/2017), dalam operasi yang diberi nama 'Operation No Tricks, No Treats' itu, terjaring ratusan orang yang terdiri dari berbagai profesi. Mulai seorang guru, dokter anak-anak, veteran angkatan udara, pensiunan polisi, dan kolonel marinir AS.

Selama operasi, petugas kepolisian Kantor Sherriff Polk County menurunkan sejumlah detektif dan petugas keamanan di sejumlah kota di Florida. Di antaranya di Bartow, Winter Haven, Haines City dan Lake Wales yang dikenal sebagai pusat-pusat perdagangan manusia dan prostitusi online.

Dari 277 orang yang ditangkap, 51 di antaranya menawarkan diri sebagai pelacur dan 17 lainnya berprofesi sebagai induk semang atau germo yang mendapat keuntungan dari menjual anak buahnya. Usianya pun beragam. Mulai usia 16 tahun hingga 74 tahun.

Kepala kantor Sheriff Polk County, Grady Judd menjelaskan, banyak di antaranya yang pernah ditangkap karena kasus yang sama. Bahkan, satu di antara yang ditangkap adalah Sersan Luis Diaz, seorang opsir polisi yang bertugas bersama-sama Judd selama 17 tahun.

"Gara-gara kasus ini, Diaz mengundurkan diri.Kami berkomitmen memerangi perdagangan manusia dan menangkap siapapun yang melakukan praktik prostitusi. Kalau ingin aman berada di Polk County, jangan melakukan tindakan kriminal,'' kata Grady Judd.

Ratusan orang yang tertangkap itu, tertarik dengan iklan palsu yang dipasang jajaran kepolisian Polk County di berbagai media sosial dan iklan palsu lewat telepon genggam. Ke-277 orang yang ditangkap itu dikenai berbagai tuduhan. 298 di antaranya dikenai tuduhan ringan, dan 36 lainnya dikenai tuduhan berat. Termasuk di antaranya melakukan perdagangan manusia, menemui bocah ingusan untuk diajak kencan, menawarkan kegiatan seksual dan kegiatan esek-esek lainnya.

Mereka yang pernah tertangkap ternyata pernah dikenai 300 tuduhan berat dan 526 kasus pelanggaran atau ringan. Namun yang paling memberatkan bagi mereka adalah, foto setiap pelaku dipasang di selembar poster panjang dan disiarkan di depan wartawan.

Tags

Komentar

 
x