Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 13:53 WIB

Donald Trump Bakal Bertemu dengan Rodrigo Duterte

Oleh : Binar MP | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:18 WIB
Donald Trump Bakal Bertemu dengan Rodrigo Duterte
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte - (Foto: Riset)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan beberapa pemimpin penting Asia, termasuk Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Pertemuan itu akan akan terjadi dalam kunjungannya ke Asia bulan depan yang didominasi upaya untuk mengisolasi Korea Utara.

Kunjungan Asia pertama Trump sebagai presiden akan membawanya ke Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina, tempat dia akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

AS memiliki hubungan perdagangan penting di kawasan tersebut, tetapi agenda ekonominya akan dibayangi oleh krisis kebijakan luar negeri terbesar kepresidenannya sejauh ini: perselisihan dengan Korea Utara.

"Perjalanan Presiden akan menegaskan komitmennya terhadap aliansi dan kemitraan AS yang sudah berlangsung lama, dan mengukuhkan kembali kepemimpinan Amerika Serikat dalam mempromosikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka" menurut pernyataan Gedung Putih yang dikutip kantor berita AFP.

Di Jepang, negara pertama dalam kunjungan Asia-nya, Trump akan bertemu dengan keluarga dari warga Jepang yang disandera oleh agen Korea Utara, memberikan dukungan kepada permintaan Tokyo untuk pembebasan mereka.

Di Seoul, Trump akan bertemu dengan tentara AS dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebelum berbicara di parlemen Korea Selatan untuk mendesak 'masyarakat internasional bergabung dalam memaksimalkan tekanan terhadap Korea Utara'.

Di Beijing, Trump akan memperbarui hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping. Dukungan Pemerintah Beijing tentunya akan sangat penting dalam usaha AS menekan Pyongyang.

Dari Beijing, Trump akan terbang ke Vietnam, salah satu negara yang kecewa dengan keputusannya mundur dari kesepakatan perdagangan trans-Pasifik TPP, dan kemudian menuju ke Manila.

Di ibu kota Filipina itu dia akan bertemu dengan mitranya yang mungkin paling kontroversial di kawasan itu, Rodrigo Duterte, presiden yang meluncurkan penumpasan pengedar narkoba yang menyaksikan polisi menewaskan 3.850 orang dalam 15 bulan.

Pada awal masa jabatannya, Trump memuji Duterte karena melakukan 'melakukan pekerjaan luar biasa dalam masalah narkoba'.

Komentar

 
x