Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 13:54 WIB

Langit London berwarna Jingga Kekuningan

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:16 WIB
Langit London berwarna Jingga Kekuningan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, London - Langit Ibukota London, Inggris yang biasanya berwarna biru, berubah menjadi kuning, bahkan matahari lebih berwarna merah, Senin pagi (16/10/2017).

Harian Express mengabarkan, ratusan warga Inggris mulai dari Selatan hingga Barat serta Utara Scotlandia mempertanyakan perubahan warna itu di linimasa. Selain memasang foto-foto di akunnya, mereka juga mempertanyakan warna kuning dan udara yang terasa agak panas dari biasanya. Bahkan banyak di antaranya yang menyebut 'Kiamat telah tiba' menggunakan pagar #apocalyptic.

Langit Jingga itu tak lain disebabkan oleh Badai Ophelia yang menyeberangi Irlandia dan Inggris hari itu, dan menyebabkan banyak kabel listrik putus. Badai Ophelia itu hawa panas dari Gurun Sahara dan mengirim debu dan pasir melintasi Spanyol lalu ke Inggris.

Grahame Madge, Juru Bicara Badan Meteorologi menyebutkan, warga jingga kekuningan di atas London memang ada hubungannya dengan Badai Ophelia. Menurutnya, sistem udara yang berputar di sekitar Pantai Barat Irlandia, menyebabkan udara kawasan Timur berputar melawan arah jarum jam, sehingga menyedot udara dari Selatan yang terdiri dari pasir Gurun Sahara. "Debu Sahara yang naik ke lapisan atmosfir menyebabkan sinar matahari seperti sore hari. Sama halnya ketika hari menjelang senja," tutur Grahame Madge.

Selain itu, Badai Ophelia membawa hawa panas dari Iberia dan Afrika Utara. "Hari ini merupakan puncaknya, dan akan berlangsung sampai esok hari," lanjut Grahame Madge. Fenomena alam ini menyebabkan bau aneh di Inggris. "Seperti bau gas," bunyi penjelasan kepolisian Dorset. Sementara itu, Badan Penanggulangan Penyakit Asma Inggris mengeluarkan peringatan agar para penderita penyakit pernapasan itu diminta tidak keluar rumah.

Dua orang tewas karena terserang badai Ophelia. Satu perempuan berusia 50-an tahun yang terhempas terkena angin kencang, saat mengemudi mobil, dan satu lelaki yang tengah menggunakan gergaji mesin. Sekitar 220 ribu rumah penduduk masih mengalami listrik padam.

Komentar

 
x