Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 04:38 WIB

Stephen Paddock Simpan 19 Senpi di Kamar Hotelnya

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 3 Oktober 2017 | 13:44 WIB
Stephen Paddock Simpan 19 Senpi di Kamar Hotelnya
Stephen Paddock - (Foto: thebostonglobe)
facebook twitter

INILAHCOM, Las Vegas - Stephen Paddock tersangka pelaku penembakan di Las Vegas, menyimpan 19 pucuk senjata api di dalam kamarnya di lantai 32, Hotel Mandalay Bay, Las Vegas.

ABC News mengabarkan Senin (2/10/2017), selain itu, polisi juga menemukan amunisi berjumlah besar yang ditempatkan di dalam kamar hotelnya. Di antara belasan senjata api itu, terdapat sejumlah pistol dan senjata laras panjang berkekuatan tinggi yang mampu menjebol baju anti peluru polisi. Sebuah peralatan modifikasi senjata juga ditemukan di kamar hotelnya, sehingga Stephen Paddock mampu menembakkan rentetan peluru dalam waktu singkat.

"Jika mendengar suara rentetan di rekaman video, kedengarannya seperti senjata otomatis," tutur John Cohen, bekas wakil menteri Dalam Negeri AS yang pernah menjadi polisi. Pihak toko senjata api Guns & Guitars Inc, mengaku tidak menjual senjata otomatis ke tangan Stephen Paddock walaupun toko itu menjual senjata jenis itu. "Pak Paddock adalah langganan kami, dan kami telah menjalani prosedur untuk mengecek latar belakangnya," kata Christopher Sullivan, manajer umum toko senjata Giuns & Guitars Inc.

Salah satu petugas penyelidik mengungkapkan Stephen Paddock memasang kamera di dalam kamar hotelnya. Diduga untuk merekam saat ia beraksi. Petugas juga menemukan sejumlah bahan peledak di kediaman lain pelakunya. Termasuk Tannerite, bahan peledak yang digunakan untuk latihan.

Stephen Craig Paddock, digambarkan sebagai penggemar judi dan tinggal bersama teman dekatnya Marilou Danley. Perempuan berdarah Asia ini masih berada di Australia, dan menjadi saksi kunci dalam tragedi yang menewaskan 58 orang dan melukai 500 orang lebih itu.

Stephan Paddock yang kini berusia 64 tahun itu, menembak kepalanya, saat kamar hotelnya diserbu petugas keamanan yang melemparkan bom gas air mata. "Dia dapat senjata otomatis dari mana, saya tidak mengerti. Tidak ada yang aneh pada dirinya. Dia tinggal di Mesquite, Las Vegas dan suka berjudi," tutur Eric Paddock, adiknya.

Komentar

 
x