Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 01:59 WIB

Iran Menyambut Pahlawan Perang Lawan ISIS

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 28 September 2017 | 13:04 WIB
Iran Menyambut Pahlawan Perang Lawan ISIS
(Foto: NY Daily News)
facebook twitter

INILAHCOM, Teheran - Mohsen Hojaji, anggota Pasukan Garda Revolusi Iran yang dipenggal kelompok militan ISIS disambut sebagai pahlawan oleh warga Iran, Rabu (27/9/2017).

Kantor berita Associated Press mengabarkan, gambar dan foto-foto Mohsen tampak dipasang di seluruh kota-kota di Iran. Sejak kematiannya, para artis dan pelukis Iran mengabadikan Hojaji lewat rekaman video dan lukisan. Mereka juga tak henti-hentinya membicarakan kematian pemuda berusia 25 tahun itu. Bahkan banyak di antaranya yang mengecam operasi militer Iran ke luar negeri, terutama ke Suriah.

Jasad Mohsen Hojaji tampak diusung menuju Kota Mashhad, untuk disemayamkan di Masjid Imam Reza, satu dari delapan Imam Syiah. Tampak hadir menyambut jenasah Mohsen Hojaji beberapa pejabat tinggi Iran. Termasuk Ketua Parlemen Iran Ali Larijani dan bekas Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. Bahkan upacara pemakaman itu digunakan sebagai momen untuk mengecam Israel dan AS yang dituduh berada di belakang kelompok ISIS.

"Kami bersumpah atas nama darah Hojaji, kami tak akan berhenti sampai Israel dihancurkan," kata Ali Reza Pahanhian di atas podium. "Wahai Israel, kami bersumpah demi kepala Hojaji, bahwa kami akan memenggal kepala para pemimpin Israel," sambungnya.

Sementara itu, Komandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Mohammad Ali Jafari menjelaskan, kehadiran militer Iran di Suriah tidak hanya membela Presiden Bashar al-Assad, tetapi juga memiliki tujuan strategis. "Selain membawa kemenangan, peperangan ini juga mengalahkan kelompok ISIS," kata Mohammad Ali Jafari.

Gugurnya Mohsen Hojaji, menyebabkan keretakan di Pemerintahan Presiden Hassan Rouhani. Pasukan Iran dikirim ke Suriah untuk mendukung Pemerintahan Bashar al-Assad. Sebaliknya, Mohsen Hojaji pasukan Garda Revolusinya dikirim ke Suriah untuk mendukung milisi Syiah melawan kelompok ISIS di Suriah. Pemimpin Spiritual Ali Khamenei menyebut Hojaji sebagai pahlawan jihad yang tewas membela Islam. "Allah mengorbankan Hojaji yang bersedia mengorbankan nyawanya demi mempertahankan Islam," kata Khamenei.

Hassan Rouholamini, seorang pelukis Iran menggambarkan Hojaji sebagai Ulama Syiah Hussein, cucu Nabi Muhammad SAW. Hussein dipenggal kepalanya saat bertarung di Karbala di Irak pada abad ke-7. Peristiwa ini ditandai warga Iran sebagai tibanya Hari Tahun Baru Islam. Jasad Mohsen Hojaji akan dibawa ke Kota Mashhad dan akan dimakamkan di Kota Najafabad, kelahirannya hari Kamis (28/9/2017).

Tags

Komentar

 
x