Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 01:49 WIB

Jumlah Imigran Muslim ke AS Bakal Menyusut

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 27 September 2017 | 14:59 WIB
Jumlah Imigran Muslim ke AS Bakal Menyusut
(Foto: pbs)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Larangan baru Presiden Trump yang memblokade imigran dari tujuh negara Islam, diperkirakan akan mengurangi 21% jumlah imigran Muslim ke AS.

Hal itu diungkap Fox News Selasa (26/9/2017). Meski tidak ada jumlah resmi berapa banyak imigran Muslim yang bakal menuju AS, namun data tahun-tahun sebelumnya bisa dijadikan gambaran. Pada tahun 2015 misalnya jumlah imigran Muslim sekitar 131 ribu orang. Lebih besar dibandingkan tahun 2014 yang hanya 126 ribu orang imigran yang datang dari negara-negara Muslim. Walaupun ditambah dengan pemberian visa bagi 27 ribu orang dari 7 negara Islam, jumlahnya tetap berkisar 131 ribu orang.

Tujuh negara Islam yang termasuk dalam larangan baru Trump adalah: Libya, Somalia, Iran, Korea Utara, Suriah, Yaman dan Chad. Para pengungsi dari negara-negara Muslim tidak termasuk dalam larangan ini. Meski demikian, dampak kebijaksanaan baru Trump juga dirasakan para pengungsi Muslim. Januari lalu misalnya, tercatat 3 ribu pengungsi yang hendak masuk ke AS, namun pada bulan Agustus, jumlahnya merosot hingga 250 orang pemohon. Padahal, Presiden Trump masih mengizinkan penduduk Muslim dari sejumlah negara Islam lainnya. Seperti Pakistan, 18 ribu imigran pada 2015. Juga Mesir 12 ribu dan Afghanistan 8 ribu lebih.

Padahal, ketujuh negara yang diblokade Trump bukanlah negara yang mengancam AS. "Tidak satu orang pun dari negara-negara itu yang membunuh warga AS di tanah Amerika sejak empat puluh tahun lalu," kata David Bier, analis imigran di Institute CATO kepada Fox News.

Sebaliknya, banyak aksi teror dilakukan oleh warga negara yang tidak dikenai blokade Presiden Trump. Penembakan San Bernardino yang menewaskan 14 orang dilakukan warga Pakistan. Penembakan di Klab Malam Orlando dan menewaskan hampir 50 orang dilakukan imigran Afghanistan.

Komentar

 
x