Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 11:20 WIB

Beijing Stop Beasiswa ke Universitas California

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 20 September 2017 | 13:55 WIB
Beijing Stop Beasiswa ke Universitas California
(Foto: scmp)
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Dewan Beasiswa China, CSC menghentikan pemberian beasiswa bagi para mahasiswa China yang kuliah di University of California, San Diego, UCSD.

Quartz mengabarkan Selasa (19/7/2017), penghentian itu dilakukan pemerintah China, karena UCSD hendak mengundang Dalai Lama dalam acara inagurasi lulusannya tahun depan. Padahal, beberapa bulan menjelang inagurasi itu, jaringanAsosiasi Mahasiswa dan Penerima Beasiswa global telah meminta pihak UCSD agar Dalai Lama tidak berpidato tentang politik di acara itu.

Profesor Victor Shih dari UCSD mengungkapkan lewat Twitter bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari CSC. Dewan beasiswa di bawah kendali Departemen Pendidikan China itu menegaskan, bahwa Pemerintah Beijing tidak memproses pelamar baru untuk melakukan studi di UCSD. Terutama para calon mahasiswa yang belum diberi izin visa oleh Pemerintah AS.

Meski begitu, pembekuan beasiswa tidak berlaku bagi para mahasiswa yang tengah menjalani pendidikan atau yang akan lulus. Akhir tahun 2015, mahasiswa China menempati porsi 10,6% mahasiswa yang kuliah di UCSD, atau 55,7% mahasiswa internasional yang kuliah di UCSD.

Penghentian beasiswa itu, membuktikan bahwa Pemerintahan PM Xi Jinping tak segan-segan mengendalikan mahasiswanya di luar negeri. Perguruan tinggi yang mengundang pembicara yang kontroversial, bakal dihentikan santunan mahasiswanya dari China.

Agustus silam, Cambridge University Press mencabut 300 artikel tentang China di situs China Quarterly, salah satu publikasi akademis, karena permintaan pemerintah Beijing. Belakangan, ratusan artikel itu dipasang kembali setelah didesak komunitas intelektual dan akademis. Sementara itu di Australia, sejumlah profesor dipaksa minta maaf ke Pemerintah China, karena mengeluarkan pernyataan tentang politik internasional, yang menyinggung mahasiswanya dari China.

Komentar

 
Embed Widget

x