Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 12:38 WIB

Sejumlah Pejabat Gedung Putih Akan Diperiksa

Oleh : Didi Prambadi | Senin, 11 September 2017 | 13:56 WIB
Sejumlah Pejabat Gedung Putih Akan Diperiksa
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Penuntut Khusus Robert Mueller akan bertemu dengan sejumlah staf Gedung Putih, untuk menyelidiki pertemuan Donald Trump Jr, putra Presiden Trump dengan sejumlah pejabat Rusia di Trump Tower, 2016.

Dalam edisi hari Jumat (8/9/2017), Harian The Washington Post dan The Daily Beast menyebut enam pejabat tinggi Gedung Putih akan diajak oleh Robert Mueler. Salah satu pejabat yang sangat penting adalah Hope Hicks. Perempuan cantik yang pernah menjabat sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih itu, "Akan menjadi saksi utama dalam investigasi yang dilakukan Mueller," tulis kedua harian itu.

Beberapa sumber The Daily Beast mengungkapkan, "Hope Hicks tampaknya memiliki informasi yang menarik bagi Mueller. Khususnya tentang pertemuan dengan sejumlah pejabat Rusia yang kontroversial itu," tulis harian itu mengutip sumbernya. "Tidak diragukan lagi, Hope Hicks akan menjadi saksi kunci," sambung sumber tadi.

Belum jelas, apakah Hope Hicks akan menyewa sejumlah pengacara untuk memagari diri agar tidak ikut tersangkut dalam kasus itu. Hal yang sama juga dilakukan para pembantu Donald Trump di Gedung Putih. Namun, menurut The Daily Beast, "Ada upaya untuk mengorganisasi dana pengacara bagi para staf Gedung Putih," tulis harian itu.

Selain Hope Hicks, harian The Washington Post menyebut beberapa nama lain yang bakal ditanya oleh Robert Mueller. Mereka antara lain Sean Spicer, bekas Sekretaris Pers Trump dan Reince Priebus, bekas Kepala Staf Gedung Putih. Ada pula Don McGahn, salah satu penasehat Gedung Putih dan James Burnham, serta yang tak kalah pentingnya adalah Jared Kushner, menantu Trump yang diajak hadir dalam pertemuan itu oleh Trump Jr.

Selain diinterogasi mengenai pertemuan di Trump Tower itu, mereka juga dianggap memiliki informasi lain. Di antaranya tentang pemecatan James Comey sebagai Direktur FBI, juga tentang saran Penasehat Keamanan Michael Flynn yang diabaikan Presiden Trump.

 
x